*Zaman Soeharto yang dilakukan banyak kekejaman dan pembunuhan masal  juga
pancasila dan UUD45, zaman sesudah Soeharto juga Pancasila dan UUD 45.
Sebenarnya Pancasila yang bagaimana, karena dikatakan sudah 74 tahun
mereka, masalahnya itu-itu saja. Kalau dibandingkan dengan negara-negara
tanpa Pancasila jauh lebih cepat maju dibandingkan dengan yang
berpancasila, partai-partai yang teriak pancasila banyak anggotanya
sekalipun disumpah dengan kitab agama di atas kepala, tetap saja korups.
Tiga menteri agama terkait kasus korupsi. Jadi apakah ucapan
pancasila-pancasila yang keluar dari mulut petinggi rezim itu hanya
hembusan suara tidak bermakna, mana bisa kalau pancasila ada bahagian
negara yang mendapat prioritas kemajuan pembangunan (Jawasentris) dan
periferi yang ditinggalkan**. Mereka yang tertinggal  atau ditinggal untuk
mengejar kemajuan Jawasentris  bagaikan orang mengejar horisont.Jadi
ibaratnya seperti apa yang dikatakan oleh George Orwell dalam bukunya
"Animal Farm": "Semua sama, tetapi ada yang lebih sama dari yang sama"*

On Sun, Aug 18, 2019 at 4:27 AM ChanCT [email protected] [GELORA45] <
[email protected]> wrote:

>
>
> HUT RI Ke-74, Ini Nasihat Ahok untuk Para Pemimpin
> Reporter:  Bisnis.com
> Editor:  Ali Anwar
> Minggu, 18 Agustus 2019 07:42 WIB
>
> [image: Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Megawati.
> twitter.com/basuki_btp]Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Megawati.
> twitter.com/basuki_btp
>
> *TEMPO.CO <http://TEMPO.CO>*, *Jakarta* - Mantan Gubernur DKI Jakarta
> Basuki Tjahaja Purnama (BTP) atau *Ahok*
> <https://metro.tempo.co/read/1117870/buku-soal-kebijakan-kado-ahok-untuk-hut-ri-pada-17-agustus-2018>
>  turut menyampaikan selamat HUT RI ke-74.
>
> Dalam akun twitternya @basuki_btp, Ahok mengunggah video berisi
> pesan-pesannya dalam hari kemerdekaan ini. Video itu diunggah dengan diberi
> tagar #GeloraNKRI74TahunPDIPSolid.
>
> Ahok menyeru dan mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk
> mempertahankan NKRI melalui ideologi Pancasila.
> Ads by Kiosked <http://kiosked.com/>
>
> "Dirgahayu Republik Indonesia ke-74. Mari kita pertahankan NKRI kita
> dengan ideologi yang sangat jelas, Pancasila," kata Ahok dalam video itu,
> Sabtu, 17 Agustus 2019.
>
> Menurut Ahok, penerapan ideologi Pancasila bisa dilakukan para pemimpin
> dengan menanamkan rasa empati dan bermurah hati kepada rakyat miskin.
>
> "Dengan memiliki hati dan empati kepada rakyat dan bermurah hati kepada
> rakyat miskin yang membutuhkan pertolongan kita," ujarnya.
>
> Selanjutnya, Ahok memberi nasihat kepada para pemimpin dan pejabat agar
> menjadi contoh baik bagi masyarakat. Ia meminta para pejabat tidak hanya
> memiliki etos kerja yang baik tetapi juga integritas tinggi.
>
> ADVERTISEMENT
>
> Salah satu cerminan integritas tinggi itu dengan tidak korupsi. "Dan bagi
> pejabat, mari menjadi contoh yang baik, bukan hanya memiliki etos kerja
> yang baik tapi juga memiliki integritas dengan tidak korupsi," kata dia.
>
> "Mari kita sama-sama membangun negeri ini. Sekali lagi, merdeka! Dirgahayu
> Republik Indonesia yang ke-74, selamat untuk kita semua," ujar *Ahok*
> <https://metro.tempo.co/read/1117877/pesan-ahok-di-buku-pemimpin-itu-soal-mentalitas-kapasitas-dan>
> .
>
>
> <http://www.avg.com/email-signature?utm_medium=email&utm_source=link&utm_campaign=sig-email&utm_content=emailclient>
> 不含病毒。www.avg.com
> <http://www.avg.com/email-signature?utm_medium=email&utm_source=link&utm_campaign=sig-email&utm_content=emailclient>
> <#m_1281972767835158060_DAB4FAD8-2DD7-40BB-A1B8-4E2AA1F9FDF2>
>
> 
>

Kirim email ke