Massa di Sorong Kembali Blokade Jalan

Selasa , 20 Agustus 2019 | 13:15
Massa di Sorong Kembali Blokade Jalan
Sumber Foto Cnnindonesia.com
Situasi di Kota Sorong, Papua Barat.
POPULER
Rusuh di Manokwari dan Sorong, Jokowi Minta Saling Memaafkan <http://www.sinarharapan.co/umum/read/7323/umum/read/7298/%22>Napi Kabur Berhamburan saat Lapas Sorong Terbakar <http://www.sinarharapan.co/umum/read/7323/umum/read/7301/%22>Dr Ahmad Fuad Afdhal Tutup Usia <http://www.sinarharapan.co/umum/read/7323/umum/read/7300/%22>Lapas Klas II B Sorong Terbakar <http://www.sinarharapan.co/umum/read/7323/umum/read/7296/%22>Manokwari Papua Mencekam <http://www.sinarharapan.co/umum/read/7323/umum/read/7270/%22>
Listen to this

SORONG - Masyarakat dari berbagai wilayah di Kota Sorong, Papua Barat kembali turun ke jalan melakukan aksi protes terkait insiden pengepungan asrama mahasiswa di Surabaya dan Malang, Jawa Timur.

Berdasarkan laporan jurnalis Transmedia, Jersy Allen, massa melakukan long march dari berbagai titik. Titik berkumpulnya massa untuk melakukan aksi itu adalah di depan Kantor Wali Kota Sorong yang berada di Jalan Pendidikan. Mereka juga memblokade jalan.

"Semua terkonsentrasi di depan Kantor Wali Kota ini melakukan orasi. Belum ada pejabat yang terlihat menemui warga," ujar Jersy Allen dari dekat kantor Wali Kota Sorong, Selasa (20/8/2019).

Untuk pengamanan selain dikawal polisi, terlihat pula sejumlah anggota TNI Angkatan Laut.

Massa mulai berkumpul di depan Kantor Wali Kota Sorong usai melakukan long march itu sekitar pukul 11.30 WIT. Sementara itu situasi di kota Sorong, dilaporkan Jersy bahwa terjadi pemblokiran jalan-jalan di dalam kota tersebut.

Sempat terjadi aksi pelemparan yang dilakukan sekelompok massa ke arah Gedung Disdukcapil Kota Sorong.

Terlihat juga ada aksi pembakaran lapak-lapak penjual yang dikumpulkan di persimpangan Jalan Pendidikan dan Jalan Maleo. ktivitas warga di Kota Sorong saat ini masih berhenti. Sekolah-sekolah juga diliburkan.

Gusti, warga setempat ketika dihubungi/sinarharapa.co/melalui sambungan telepon mengatakan, aksi masih berlangsung hingga siang ini. Kondisi serupa terjadi di Manokwari, Papua Barat.

Kapolres Sorong Ajun Komisaris Besar Mario Christy P Siregar mengatakan perwakilan massa aksi itu telah diterima Wali Kota Sorong Lambert Jitmau di dalam kantornya."Ini lagi di kantor wali kota dan diterima pak wali kota, kami [polisi] melakukan pengawalan," ujarnya seperti dikutip cnnindonesia.com.

"Sudah diterima oleh bapak walkot sekarang mendengarkan aspirasi," sambungnya.

Aksi massa di Papua dan Papua Barat itu terjadi menyikapi insiden yang menimpa mahasiswa asal provinsi di pulau paling timur Indonesia itu di Surabaya dan Malang.

Masalah Papua itu pun kemudian memicu kemarahan warga, sehingga pemerintah pusat pun mencoba menjembatani. Rencananya Kementerian Dalam Negeri akan memanggil para kepala daerah terkait perihal pemicu masalah di Papua tersebut.




---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com

Kirim email ke