Naik dianggap hebat oleh MUI maka oleh karena pernah diizinkan ke NKRI.
Sebelum Naik menjadi populer ada Ahmad Deedat berdiam di Durban. Admad
Deedat juga populer di NKRI. Semua partai agama suci mendukung Ahmad
Deedat. Beliau ini dicekik oleh malaekat beberapa tahun lalu. Ada lagi yang
populer di NKRI ialah Harun Yahya, nama aslinya Adnan Oktar (lihat ini :
https://www.youtube.com/watch?v=F96x0b92peA )

On Thu, Aug 22, 2019 at 8:08 AM kh djie <[email protected]> wrote:

> Zakir dilarang naik jadi Imam Besar di Malaysia ?
> Gantikan saja dengan Imam Besar FPI si Riziek, untuk resik2 atau bikin
> brisik di Malaysia?
>
>
> Pada tanggal Rab, 21 Agu 2019 pukul 22.03 Sunny ambon
> [email protected] [GELORA45] <[email protected]> menulis:
>
>>
>>
>>
>>
>> *Apakah akan dilarang Zakir Naik berkhotbah di NKRI?*
>>
>>
>> *https://sp.beritasatu.com/nasional/ruu-keamanan-dan-ketahanan-siber-didominasi-kepentingan-bssn/570941/#
>> <https://sp.beritasatu.com/nasional/ruu-keamanan-dan-ketahanan-siber-didominasi-kepentingan-bssn/570941/#>
>> *
>>
>> *Zakir Naik Dilarang Berkhotbah di Seluruh Malaysia*
>>
>> [image: Zakir Naik Dilarang Berkhotbah di Seluruh Malaysia]Zakir Naik (
>> Foto: AFP / Dokumentasi )
>>
>> Natasia Christy Wahyuni / WIR Rabu, 21 Agustus 2019 | 07:03 WIB
>>
>> *Kuala Lumpur, Beritasatu.com*- Otoritas Malaysia telah mengeluarkan
>> larangan berkhotbah untuk ulama buronan Zakir Naik di seluruh negara
>> bagiannya. Keputusan ini dilakukan demi kepentingan keamanan nasional
>> Malaysia.
>>
>> Media Malaysia, Malay Mail, mendapatkan informasi terkait keberadaan
>> surat edaran yang merinci larangan tersebut kepada seluruh kontingen polisi
>> di negara itu. Kepala Komunikasi Polisi Kerajaan Malaysia, Asmawati Ahmad,
>> membenarkan perintah tersebut.
>>
>> “Ya, perintah semacam itu telah diberikan kepada seluruh kontingen
>> kepolisian dan ini dilakukan demi kepentingan keamanan nasional dan menjaga
>> kerukunan ras,” kata Asmawati, Senin (19/8) malam.
>>
>> Pada Senin, Kepala Menteri Melaka, Adly Zahari, menyatakan negara
>> bagiannya telah melarang Zakir untuk melakukan pembicaraan keagamaan.
>> Pemerintahan negara bagian Melaka di bawah Pakatan Harapan, menyatakan
>> ingin menghindari masalah-masalah terkait ketegangan ras.
>>
>> “Kami ingin mempertahankan ini (hubungan baik). Jadi kami memutuskan
>> tidak mengizinkan Zakir untuk melakukan pembicaraan atau pertemuan di
>> sini,” kata Adly.
>>
>> Melaka bergabung dengan enam negara bagian Malaysia lainnya yang telah
>> lebih dulu melarang Zakir untuk berbicara kepada publik. Keenam negara
>> bagian itu adalah Johor, Selangor, Penang, Kedah, Perlis, dan Sarawak.
>>
>> Kedah, Penang, dan Johor menjadi negara bagian terakhir yang mengumumkan
>> penolakan mereka atas pembicaraan keagamaan dari Zakir dengan gaya
>> propaganda Islam. Negara bagian Terengganu juga disebut ikut bergabung
>> dalam daftar untuk menolak Zakir.
>>
>> Sumber: Suara Pembaruan
>>
>>
>> 
>>
>

Kirim email ke