----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: Sunny ambon [email protected] 
[GELORA45] <[email protected]>Terkirim: Kamis, 22 Agustus 2019 10.10.37 
GMT+2Judul: [GELORA45] Amankan Objek Vital di Papua, Polisi Tambah Enam SSK
     

 






Objek vital apa yang ada di Papua,selain lapangan terbang, Gedung DPD, asrama 
Polri dan TNI_

http://www.sinarharapan.co/hukum/read/7346/amankan_objek_vital_di_papua__polisi_tambah_enam_ssk

AmankanObjek Vital di Papua, Polisi Tambah Enam SSK

Selasa, 20 Agustus 2019 | 18:45 




JAKARTA- Kepolisian akan menambah jumlah personelnya untuk mengamankansejumlah 
objek vital yang ada di Papua Barat dan Papua.

Haltersebut diungkapkan Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum danKeamanan 
(Menko Polhukam) Wiranto setelah menerima hasil laporanKapolri Jendral Tito 
Karnavian terkait aksi demo yang berujungkericuhan di Papua Barat dan Papua.

"Hanyamemang perlu penambahan pasukan untuk lebih meyakinkan 
pengamananobyek-obyek vital yang ada di Papua dan Papua Barat. Sehingga 
adapenambahan pasukan dari luar daerah Papua dan Papua Barat," ujarWiranto saat 
ditemui di Kantornya, Jalan Medan Merdeka Barat, JakartaPusat, Selasa 
(20/8/2019).

Kapolri,sambung Wiranto, telah menyampaikan laporan perkembangan 
hasilkoordinasinya bersama dengan sejumlah kepala daerah seperti GubernurJawa 
Timur Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Papua Barat DominggusMandacan dan 
Gubernur Papua Lukas Enembe.

Intidari hasil koordinasi itu membaik, di mana seluruh daerah terbilangcukup 
kondusif dan frekuensi aksi yang terjadi menurun. "Jadiaman terkendali," 
tegasnya.

Terpisah,Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol)Dedi 
Prasetyo mengatakan, penambahan personel yang dilakukan sebanyak6 satuan 
setingkat kompi (SSK).

SatuSSK terdiri dari 100 orang. Dengan begitu, terdapat penambahansebanyak 600 
personel Polri yang berjaga-jaga. "Adatambahan 4 SSK di Manokwari dari Polda 
Sulut dan Maluku sedangkan diSorong tambahan 2 SSK dari Polda Sulsel," ujar 
Dedi diGedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (20/8/2019)..

Hinggasiang tadi, polisi mengatakan bahwa kegiatan masyarakat di 
Jayapura,Papua, sudah berjalan normal. Begitu pula dengan wilayah 
Manokwari,Papua Barat. Menurut dia, kegiatan masyarakat di wilayah tersebutjuga 
berangsur-angsur normal.

Namun,di wilayah Sorong, kata Dedi, masih terdapat kegiatan unjuk rasa 
yangdiikuti sekitar 500 orang. Pihak TNI, Polri, dan pemerintah daerahterus 
melakukan komunikasi dengan massa. "Di Sorong memang masihada kegiatan 
masyarakat di satu titik massanya 500 orang, masih dalamnegosiasi dan 
komunikasi secara intens antara aparat keamanan, baikTNI, Polri, dan seluruh 
tokoh masyarakat di sana," kata dia.

Kendatidemikian, secara keseluruhan, situasi di wilayah Papua kondusif. 
Hariini, aparat gabungan melaksanakan pembersihan, seperti pohon tumbang,agar 
kegiatan masyarakat dapat segera kembali normal. (ryo)



    

Kirim email ke