Mahasiswa Papua Diteriaki Rasis, 6 Anggota TNI Diperiksa
Reporter:
Fikri Arigi
Editor:
Syailendra Persada
Jumat, 23 Agustus 2019 09:29 WIB
Ratusan massa Aliansi Mahasiswa Anti Rasisme, Kapitalisme, Kolonialisme
dan Militerisme melakukan aksi solidaritas untuk West Papua di Markas
TNI AD menuju Istana Merdeka, Jakarta, Kamis 22 Agustus 2019. Dalam
aksinya massa menyerukan kepada pemerintah agar memberikan hak
menentukan nasib sendiri untuk mengakhiri rasisme dan penjajahan di bumi
West Papua. TEMPO/Subekti.
<https://statik.tempo.co/data/2019/08/22/id_866187/866187_720.jpg>
Ratusan massa Aliansi Mahasiswa Anti Rasisme, Kapitalisme, Kolonialisme
dan Militerisme melakukan aksi solidaritas untuk West Papua di Markas
TNI AD menuju Istana Merdeka, Jakarta, Kamis 22 Agustus 2019. Dalam
aksinya massa menyerukan kepada pemerintah agar memberikan hak
menentukan nasib sendiri untuk mengakhiri rasisme dan penjajahan di bumi
West Papua. TEMPO/Subekti.
*TEMPO.CO*,*Jakarta*- Kodam V Brawijaya sedang menyelidiki enam
anggotanya yang diduga terlibat dalam pengepungan asramamahasiswa Papua
<https://www.tempo.co/tag/mahasiswa-papua>di Surabaya, Sabtu, 17 Agustus
2019. Enam orang ini ditengarai berteriak rasis dalam kejadian tersebut.
Menurut Pangdam Kodam V Brawijaya, Mayor Jenderal Wisnu Prasteya Budi,
mereka sudah memeriksa anggota TNI sejak video pengepungan viral. "Ini
sudah kami limpahkan ke POM, untuk proses hukum selanjutnya itu," tutur
Wisnu saat dihubungi Jumat 23 Agustus 2019.
Wisnu mengatakan sanksi bagi pelaku nantinya akan diberikan lewat
pengadilan militer. Sejauh ini, kata dia, masih dalam tahap pemeriksaan
oleh POM. Belum ada pelimpahan dari Polisi Militer ke pengadilan.
Sebelumnya Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyampaikan bahwa Jokowi
telah meminta Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto untuk menindak tegas
aparatnya yang terbukti melakukan tindakan rasis terhadap mahasiswa asal
Papua.
Sebelumnya beredar video yang menayangkan pengepungan massa di
asramamahasiwa Papua
<https://nasional.tempo.co/read/1239283/miras-untuk-mahasiswa-papua-bandung-polisi-ini-minuman-penyegar>tersebut.
Dari kerumunan massa terlihat seorang yang diduga anggota TNI
mengeluarkan makian bernada rasisme kepada mahasiswa Papua. Pengepungan
dan teriakan rasis ini yang menjadi pemicu kerusuhan di Papua.
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com