----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: ChanCT [email protected]
[GELORA45] <[email protected]>Kepada: GELORA_In
<[email protected]>Terkirim: Jumat, 23 Agustus 2019 11.29.25 GMT+2Judul:
[GELORA45] Mahasiswa Papua Diteriaki Rasis, 6 Anggota TNI Diperiksa
Mahasiswa Papua Diteriaki Rasis, 6 Anggota TNI Diperiksa
Reporter:
Fikri Arigi
Editor:
Syailendra Persada
Jumat, 23 Agustus 2019 09:29 WIB
Ratusan massa Aliansi Mahasiswa Anti Rasisme, Kapitalisme, Kolonialisme dan
Militerisme melakukan aksi solidaritas untuk West Papua di Markas TNI AD menuju
Istana Merdeka, Jakarta, Kamis 22 Agustus 2019. Dalam aksinya massa menyerukan
kepada pemerintah agar memberikan hak menentukan nasib sendiri untuk mengakhiri
rasisme dan penjajahan di bumi West Papua. TEMPO/Subekti.
TEMPO.CO, Jakarta - Kodam V Brawijaya sedang menyelidiki enam anggotanya yang
diduga terlibat dalam pengepungan asrama mahasiswa Papua di Surabaya, Sabtu, 17
Agustus 2019. Enam orang ini ditengarai berteriak rasis dalam kejadian tersebut.
Menurut Pangdam Kodam V Brawijaya, Mayor Jenderal Wisnu Prasteya Budi, mereka
sudah memeriksa anggota TNI sejak video pengepungan viral. "Ini sudah kami
limpahkan ke POM, untuk proses hukum selanjutnya itu," tutur Wisnu saat
dihubungi Jumat 23 Agustus 2019.
Wisnu mengatakan sanksi bagi pelaku nantinya akan diberikan lewat pengadilan
militer. Sejauh ini, kata dia, masih dalam tahap pemeriksaan oleh POM. Belum
ada pelimpahan dari Polisi Militer ke pengadilan.
Sebelumnya Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyampaikan bahwa Jokowi telah
meminta Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto untuk menindak tegas aparatnya
yang terbukti melakukan tindakan rasis terhadap mahasiswa asal Papua.
Sebelumnya beredar video yang menayangkan pengepungan massa di asrama mahasiwa
Papuatersebut. Dari kerumunan massa terlihat seorang yang diduga anggota TNI
mengeluarkan makian bernada rasisme kepada mahasiswa Papua. Pengepungan dan
teriakan rasis ini yang menjadi pemicu kerusuhan di Papua.
| | 不含病毒。www.avg.com |