KM Santika Terbakar di Masalembu, 23 Korban Masih Dicari Tim
CNN IndonesiaJumat, 23/08/2019 13:25
Madura, CNN Indonesia -- Kapal Motor (KM) Santika Nusantara rute 
Balikpapan-Surabaya terbakar di perairan Masalembu, Kabupaten Sumenep, Madura, 
Kamis (22/8) malam.

Belum diketahui penyebab kebakaran. Proses pencarian korban hingga kini, masih 
terus dilakukan.

Ketua Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep A Rahman Riadi 
mengatakan, dari total 162 orang yang terdiri dari penumpang dan awak kapal, 
petugas telah berhasil menyelamatkan 139 orang.

"Sisanya 23 masih proses pencarian," kata Rahman saat dihubungi CNN 
Indonesia.com, Jumat (23/8).

Rahman mengatakan proses pencairan melibatkan unsur TNI, Polri, BPBD, dan 
Basarnas Balikpapan. Rahman mengatakan alasan tidak melibatkan Basarnas 
Surabaya karena jarak tempuh yang begitu jauh.

"Basarnas Tanjung Perak Surabaya menuju ke lokasi kebakaran kisaran 15 jam. 
Sementara Basarnas Balikpapan hanya 3-4 jam," kata Rahman.

Rahman mengatakan awalnya KM Santika Nusantara berlayar dari Balikpapan menuju 
ke Tanjung Perak, Surabaya. Muatan kapal terdiri dari mobil, motor, dan bawaan 
penumpang.

Rahman Riadi mengaku belum tahu mengenai penyebab kebakaran. Ia mengatakan itu 
akan diketahui setelah proses penyelidikan polisi.

"Itu ranah kepolisian nanti, kami belum mengetahui pemicunya," terang dia.

Sementara ini, Korban yang berhasil dievakuasi, sebagian ditangani di rumah 
sakit di Masalembu, sebagian pula dibawa ke Surabaya.

Sebelumnya, pada pagi tadi, Humas Basarnas Surabaya Tholeb Valatehan, 
mengatakan KM Santika Nusantara dilaporkan terbakar pada Kamis malam pukul 
20.45 WIB.

Tholeb menerangkan berdasarkan manifes KM Santika Nusantara yang terbakar 
tersebut berpenumpang 111 orang: 100 dewasa, 6 anak, dan 5 bayi. Selain itu ada 
83 kendaraan yang diangkut.

(nrs/kid)

Kirim email ke