Rizal Ramli: Masak Sih Soal BPJS Saja Minta Bantuan China

BERITA TERKINI - Ekonom senior Dr. Rizal Ramli masih ragu soal kabar
perusahaan asal China akan membantu BPJS Kesehatan yang mengalami
defisit keuangan.

Masak sih soal BPJS saja minta bantuan China?" kata Menko Perekonomian
era Presiden Gus Dur ini di akun Twitter @RamliRizal, Sabtu (24/8).

Dia khawatir, kalau ini sempat terjadi, maka data kesehatan rakyat
Indonesia akan ada di luar negeri.

"Segitu tidak kreatifnya atau ada 'udang di balik batu'. Ntar semua
data-data kesehatan rakyat Indonesia ada di Beijing. Kayaknya ada yang
pantas dapat gelar 'Dubes Kehormatan Tiongkok di Indonesia' deh," ujar
RR.

Postingan Rizal Ramli ini menanggapi atau meretweet unggahan mantan
Sekretaris Kementerian BUMN Muhammad Said Didu.

"Bagi Pak Menkomaritim, sepertinya setiap masalah yang dihadapi bangsa
solusinya hanya satu yaitu minta "bantuan" dari China. Kereta Api
cepat, listrik, Garuda, BPJS, tenaga kerja dan lain-lain semua
dimintakan "bantuan" dari China oleh beliau. Sudah nyerah sehingga
semua minta ke China?" sebut dia pada @msaid_didu.

Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengatakan,
perusahaan asuransi asal China, Ping An menawarkan bantuan ke BPJS
Kesehatan menghadapi masalah defisit keuangan.

"Presiden minta kalau BPJS mungkin perlu lakukan perbaikan sistem
mereka. Jadi kemarin itu, Ping An tawarkan, mungkin mereka bantu
evaluasi sistem IT-nya," kata Luhut di kantornya, Jakarta, Jumat
kemarin (23/8).(rmol)


BERITA TERKINI - Admin 
Headline - 3 jam lalu 

Kirim email ke