*Hanya 183 triliun defisit, jadi jangan khawatir belum melebihi 30% GDP, jadi lobang defisit masih bisa ditutup dengan pinjaman. *
http://www.sinarharapan.co/ekonomi/read/7479/hingga_juli_2019__defisit_apbn_tembus_rp_183_7_triliun *Hingga Juli 2019, Defisit APBN Tembus Rp 183,7 Triliun* Senin , 26 Agustus 2019 | 14:41 JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan bahwa hingga periode Juli 2019, defisit anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) telah menembus angka 183,71 triliun. Jumlah tersebut lebih tinggi jika dibandingkan defisit APBN pada periode yang sama 2018 yang hanya tercatat Rp 151,05 triliun. “Defisit dari sisi total Rp 183,7 triliun sampai dengan 31 Juli 2019 atau lebih besar dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 151 triliun," ungkap Menkeu dalam jumpa pers bertajuk "APBN Kita", di Gedung Djuanda I Kementerian Keuangan, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Senin (26/8/2019). Meski demikian, Sri Mulyani mengatakan bahwa defisit APBN tersebut masih dalam level aman karena masih setara dengan 1,14 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Sementara realisasi defisit anggaran pada periode sama ditahun sebelumnya di 2018, setara dengan 1,02 persen dari PDB. Menurutnya, peningkatan defisit anggaran dipengaruhi oleh realisasi belanja negara yang tumbuh lebih tinggi daripada pendapatan negara. "Secara akumulatif, belanja negara di semua sektor yang meningkat tak sebanding dengan pendapatan negara," tandasnya. *(ryo)*
