Bandingkan tingkat kehidupan dan "kemajuan" rakyat yg di Papua bagian barat,dulu dikenal sebagai Irian Barat, bagian timur pulau Papua, Di timur, bagian dari NKRI, dipedalaman,tingkat hidup sangat premitive, mereka hampir2seperti tak berpakaian, belum keluar dari "adat" mereka" dapat dikatakan setengah"telanjang"... kenapa??? Papua Timur, suatu Republic Papua, ekonominya termasuk masih rendah tetapi bagimana dibandingkan dgn Papua barat??. Papua barat, suatu propinsi Indonesia, bagian dari NKRI, kaya raya dgn kekayaan alam tapi di tangan Freeport dll.. dan dikuras habis 2an, Gunung Grassberg habis dipapas dn dikuras jauh ke dalam permukaan bumi. Saya masih ingat, lima-puluhan yg lalu, para pelaut bercerita bahwa sering kalau kapal berada dekat pantai Irian Barat di daerah tertentu, kapal memenuhi keperluan untuk air minum dgn mempompa air minum dari air sungai yg mengalir keras sampai jauh dari pantai, begitu jernih katanya, tapi ini semua masa dulu, Freeport telah penyebar utama polusi hingga rakyat desa2 yg berada di daerah berdekatan dgn Freeport pun menderita karena sungai2 utama sangat di-polusi oleh Freeport. Dalam tahun 1960han saya pernah bercakap dgn seorang anggauta pimpinan serikat buruh Irian Barat, katanya di Irian tak banyak tanam padi, "tak perlu", karena pohon2 sagu tumbuh secara liar dimana-mana ...dan pemerintah pusat tak menganjurkan, membimbing mereka untuk bercocok taman, di biarkan mereka terbelakang dn diremehkan !! Sejak dulu NKRI Irian Barat selalu di anaktirikan dn kekayaan alamnya dijual pada Freeport dll oleh Soeharto. MantanPres.Clinton dn Henry Kissinger pernah di"dudukkan" sebagai director dalam board of directors Freeport...apa maksudnya, untuk apa, bukan sekedar mencari uang???!!! Untuk dapat mempengaruhi pemerintah NKRI ?? !! Demikian juga beberapa mantan perwira ABRI yg senior adalah dalam paylist Freeport. Hanya sekarang pemerintah pusat berhasil mengambil kembali sebagian, 50%--?? - - saham Freeport dan memberi perhatikan pada pembangunan Irian Barat, tapi sekarang gerakan separatis sudah makin meluas. Apakah pengalaman Timur timur, achirnya menjadi Timur Leste tak disimpulkan dan belajar dr pengalaman itu??? Jangan lupa bahwa sementara negara2 barat tentunya tak tinggal diam!!!
On 27-Aug-2019 7:18 AM, "Jonathan Goeij [email protected] [GELORA45]" <[email protected]> wrote: > > > Betul "Leave them alone to live in their environment." > Dan angkat kaki dari tanah Papua! > > > On Monday, August 26, 2019, 06:17:07 PM PDT, [email protected] [GELORA45] < > [email protected]> wrote: > > > Mestinya Pemerintah Indonesia belajar dari pengalaman negara lain utk > memajukan suku asli/aboriginal, yg gagal. Kanada dan Australia berusaha utk > "memajukan" suku aboriginal sesuai dgn kemajuan teknologi/kultur modern. > Tetapi hasilnya mengecewakan dimana orang2 aborigal sampai sekarang belum > bisa maju. Mereka belum bisa dimajukan seperti orang2 non-aboriginal dan > mereka malahan menjadi orang2 kelas bawah sebagai pemabuk, pemalas dll. > Mereka belum bisa menyesuaikan diri mereka dgn peradaban modern. Entah > sebabnya apa? Dimana perkembangan kelakuannya atau otaknya belum bisa > menyesuaikan dgn peradaban modern. Semua evolusi biologis bisa memerlukan > waktu yg lama sampai ber-abad2. > > Barangkali suku aboriginal yg hidup terpencil seperti di Papua atau di > daerah Amazon, lebih baik dibiarkan hidup secara kultur/peradaban mereka > supaya mereka tetap bisa hidup "bahagia" dialam mereka. Biarkan evolusi > mereka berkembang secara almiah sesuai dgn lingkungannya dan jangan > dipaksakan. Leave them alone to live in their environment. > > > >
