Setelah bu menteri terbaik, konon sekarang Jokowi ikut mengerahkan buzzer untuk mengendalikan berita di Papua. Luarbiasa lucu, ketika internet / medsos di Papua dibungkam, buzzer dikerahkan merajalela... Wajarlah wartawan protes: "Saya sangat kecewa, alih-alih mengandalkan jurnalisme, anda malah mengandalkan buzzer."- febriana firdaus Tentu saja Jokowi tidak bisa lagi mengandalkan media pendukungnya seperti Metrotv, Media Indonesia, Kompas, Jakarta Post, Tempo, bahkan BeritaSatu dll.. sebab sekarang mereka sering berbalik menyerangnya. Lebih dari itu, seperti saat rusuh 21-23 Mei dan pemadaman listrik Jawa-Bali tempohari, penutupan akses internet ini menghancurkan bisnis online di Papua.
On Wednesday, August 28, 2019, 11:27 PM, ajeg wrote: Jadi, pasukan buzzer 01 sekarang digaji secara resmi. Dari APBN atau dibeli dari dompet sendiri Untuk perangi hoaks atau mau buka perang baru? - SriMulyani gandeng influencer perangi hoaks
