https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20190829151824-192-425764/pengamat-medsos-catat-kabar-pindah-ibu-kota-salip-isu-papua
*Pengamat Medsos Catat Kabar Pindah Ibu Kota Salip Isu Papua*

CNN Indonesia | Kamis, 29/08/2019 15:25 WIB

Bagikan :

[image: Pengamat Medsos Catat Kabar Pindah Ibu Kota Salip Isu Papua]Pembangunan
akses masuk ibu kota baru di Kalimantan Timur. (Foto: ANTARA FOTO/Akbar
Nugroho Gumay)


Jakarta, CNN Indonesia -- Pengamat *media sosial
<https://www.cnnindonesia.com/tag/media-sosial>* dari Drone Emprit, Ismail
Fahmi memaparkan percakapan soal pemindahan ibu kota di *Twitter
<https://www.cnnindonesia.com/tag/twitter>*
<https://www.cnnindonesia.com/tag/twitter>mengalahkan isu *Papua
<https://www.cnnindonesia.com/tag/papua>* yang sempat ramai menjadi
pembahasan netizen sejak Senin (26/8) lalu.

Merujuk pada data Drone Emprit, percakapan terkait Papua pada 26 Agustus
lalu menunjukkan angka 75.564 dan sehari setelahnya mengalami penurunan
hingga 48.832.

Sementara percakapan pindah ibu kota tanggal 26 Agustus sebesar 97.773 dan
terus naik hingga 107.284 pada 27 Agustus 2019.


"Kita lihat kondisi dalam dua hari ini, dari tanggal 27 Agustus sampai 28
Agustus 2019. Tren Papua yang sebelumnya tinggi sejak tanggal 26 Agustus
mulai kalah dibandingkan dengan isu ibu kota pindah," kata Ismail kepada
*CNNIndonesia.com*melalui pesan singkat, Kamis (29/8).
Lihat juga:

 Ibu Kota Baru, Aktivis Minta Bebaskan Lahan Jaga Hutan Bakau
<https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20190829140846-199-425732/ibu-kota-baru-aktivis-minta-bebaskan-lahan-jaga-hutan-bakau/>

Selain itu Ismail menilai bahwa baik masyarakat yang pro pemerintah maupun
opisisi telah terseret dengan isu pemindahan ibu kota ke Kalimantan Timur.

Lalu dia juga menilai ada upaya dari pemerintah untuk membangun kontra
narasi melalui sekelompok orang yang menyebut diri mereka 'Pro NKRI'.

Sebab di dalam peta jaringan sosial Drone Emprit juga menunjukkan ada
beberapa kelompok yang bermain, yakni oposisi, pro pemerintah, dan Papua
Barat serta kelompok baru pro NKRI.

"Namun cluster ini sayangnya masih "ngerumpi", belum head-to-head berdialog
dengan cluster West Papua," ujar Ismail.
Lihat juga:

 YouTube Diduga Blokir Video asal Australia soal Isu Papua
<https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20190829113529-192-425662/youtube-diduga-blokir-video-asal-australia-soal-isu-papua/>

Ismail pun membantah jika percakapan pemindahan ibu kota baru merupakan
bagian dari pemerintah dalam upaya pengalihan isu terhadap polemik yang
tengah terjadi di Papua dan Papua Barat.

"Tidak ada," pungkasnya.

Sebelumnya, presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) telah memastikan ibu
kota baru berada di Kalimantan Timur yakni Kabupaten Penajam Paser Utara
dan sebagian Kabupaten Kutai Kartanegara menggantikan Jakarta. Jokowi
beralasan Kaltim dipilih karena pertimbangan strategis dan kebencanaan.

Selain itu Kaltim dipilih karena lokasi geografinya berada di tengah
kepulauan Indonesia. Jokowi menambahkan di Kalimantan Timur telah tersedia
lahan sekitar 180 ribu hektare.

Kirim email ke