Papua Terkini - Kemensos siapkan Rp1 miliar bagi korban konflik Papua
Kamis, 5 September 2019 08:43 WIB
Papua Terkini - Kemensos siapkan Rp1 miliar bagi korban konflik Papua
Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos RI Harry
Hikmat saat diwawancarai awak media massa. (ANTARA/Muhammad Zulfikar)
ada 224 di Jayapura pedagang yang usahanya dirusak, kemudian 31 di
Sorong, dan 165 di Manokwari
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Sosial (Kemensos) menyiapkan dana
stimulan bagi para korban terdampak konflik di Papua yang sedikitnya
membutuhkan anggaran hingga Rp1 miliar pada tahap pertama.
"Ada kelompok masyarakat yang menjadi korban kehilangan tempat tinggal
atau sumber mata pencariannya dirusak inilah yang diberikan dana
stimulan," kata Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial
Kemensos Harry Hikmat pada kegiatan bimbingan teknis keserasian sosial
di Jakarta, Rabu malam.
Untuk data awal, lanjut dia, Kemensos RI mencatat setidaknya membutuhkan
anggaran hingga Rp1 miliar pada tahap pertama khusus penanganan modal
usaha para korban di Papua.
"Catatan kami ada 224 di Jayapura pedagang yang usahanya dirusak atau
dihancurkan, kemudian 31 di Sorong, dan 165 di Manokwari dan di titik
lain sedang diidentifikasi," katanya.
Pada prinsipnya dana stimulan tersebut ditujukan agar usaha atau sumber
mata pencarian para korban dengan modal menengah ke bawah bisa tumbuh
kembali setelah dibantu.
Setiap pelaku usaha akan diberikan dana stimulan oleh pemerintah sebesar
Rp5 juta, ujarnya menanggapi pertanyaan soal situasi Papua terkini.
*Baca juga:Papua Terkini - Dana santunan Rp15 juta bagi korban kerusuhan
<https://www.antaranews.com/berita/1041070/papua-terkini-dana-santunan-rp15-juta-bagi-korban-kerusuhan>*
Selain itu, pemerintah juga menganggarkan untuk ahli waris korban jiwa
masing-masing sebesar Rp15 juta dan biaya renovasi rumah maksimal Rp25
juta. Sebelum menyerahkannya, pemerintah akan memastikan dulu data para
korban terutama kelompok yang berpenghasilan rendah.
Pada kondisi tersebut negara harus hadir di tengah rakyat salah satunya
memberikan santunan ahli waris, bantuan rehabilitasi bangunan serta
bantuan modal usaha yang rusak akibat konflik.
Menyikapi situasi Papua terkini ia menambahkan kasus yang sedang terjadi
di Papua saat ini sedang dalam masa deeskalasi kekerasan sehingga pada
situasi tersebut aparat keamanan dinilai lebih memiliki kemampuan
mengatasinya.
Apabila situasi sudah mulai kondusif maka Kemensos bersama kementerian
terkait lainnya bisa melakukan proses / assesment /(penilaian) lebih
lanjut seperti menindaklanjuti 8ntuk penanganan korban trauma,
kehilangan materi, kehilangan mata pencarian dan lain sebagainya.
*Baca juga:Kemensos segera turunkan bantuan untuk korban kerusuhan di
Papua
<https://www.antaranews.com/berita/1037742/kemensos-segera-turunkan-bantuan-untuk-korban-kerusuhan-di-papua>*
Pewarta: Muhammad Zulfikar
Editor: Dewanti Lestari
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com