Karya Penulis Disertasi Hubungan Intim Nonmarital Menyebar Viral
Reporter:
Shinta Maharani (Kontributor)
Editor:
Jobpie Sugiharto
Kamis, 5 September 2019 08:33 WIB
Penulis disertasi, penguji, promotor, dan direktur Pascasarjana UIN
Sunan Kalijaga Yogyakarta memberikan keterangan pers tentang kontroversi
disertasi di kampus setempat. TEMPO/Shinta Maharani Penulis disertasi,
penguji, promotor, dan direktur Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga
Yogyakarta memberikan keterangan pers tentang kontroversi disertasi di
kampus setempat. TEMPO/Shinta Maharani
TEMPO.CO, Yogyakarta - Disertasi doktoral di UIN Yogya tentang hubungan
intim di luar nikah yang menuai kontroversi tersebar di media
sosial.Penulis<https://nasional.tempo.co/read/1243682/penulis-disertasi-hubungan-intim-mengajar-hukum-perkawinan-islam>disertasi
<https://nasional.tempo.co/read/1243682/penulis-disertasi-hubungan-intim-mengajar-hukum-perkawinan-islam>, Abdul
Aziz, mengatakan tak tahu siapa yang melakukannya.
"Ada yang menuduh saya sengaja menyebarkan. Padahal, tidak sama sekali,"
katanya kepada/Tempo/ di rumahnya, Kota Surakarta, Jawa Tengah, pada
Rabu malam, 4 September 2019.
Penulis disertasi itu mengajukan judul "Konsep Milk Al-Yamin Muhammad
Syahrur Sebagai Keabsahan Hubungan Seksual Non-Marital." Karya ilmiah
tersebut setebal 421 halaman dan menyebar di grup-grup WhatsApp dan
media sosial, di antaranya Facebook, dalam format PDF.
Abdul Aziz mengakui disertasi yang tersebar itu benar karyanya sebelum
direvisi. Dia menyayangkan orang yang menyebarkan disertasi tersebut.
Pengajar IAIN Surakarta tersebut menjelaskan dia hanya menyerahkan
disertasi kepada pengujinya. Disertasi yang tersebar bebas itu tidak
dibubuhi tanda tangan Abdul Aziz sebagai penulis disertasi.
Dia pun menduga ada yang sengaja membocorkan disertasinya di tengah
kontroversi sekarang ini. Abdul Aziz sedang menjadi sorotan publik.
Pujian dan cacian bersamaan datang gara-gara disertasi doktoralnya di
UIN Yogya itu. Dia pun diteror via sosial media.
Produk akademis tersebut mengajukan pemikiran intelektual Islam
kontemporer asal Suriah, Muhammad Syahrur. Setelah disertasinya menuai
kontroversi, UIN Yogya meminta dia membuat pernyataan akan merevisi
disertasi dengan menambahkan kata problematika pada judul.
ADVERTISEMENT
Sang penulis disertasihubungan
<https://nasional.tempo.co/read/1242642/zina-dan-hubungan-intim-tanpa-nikah-simak-penjelasan-doktor-uin><https://nasional.tempo.co/read/1242642/zina-dan-hubungan-intim-tanpa-nikah-simak-penjelasan-doktor-uin>intim
<https://nasional.tempo.co/read/1242642/zina-dan-hubungan-intim-tanpa-nikah-simak-penjelasan-doktor-uin> tanpa
nikah itu mendapatkan serangan dari beragam kalangan. Bahkan ada yang
menuding dia sengaja berupaya agar dirinya terkenal. Tuduhan itu muncul
di percakapan grup whatsApp sebuah organisasi nonpemerintah.
"Tidak apa-apa. Saya tak pernah berpikir bisa sampai sebesar ini
dampaknya," kata Abdul Aziz.
*SHINTA MAHARANI*
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com