Gubernur Lemhannas: Masa Depan Bangsa ada di Generasi Milenial

------------------------------------------------------------------------
.... <https://sp.beritasatu.com/nasional/gubernur-lemhannas-masa-depan-bangsa-ada-di-generasi-milenial/573340/#>


         Suara Pembaruan

Rabu, 04 Sepember 2019 - 21:31 <https://sp.beritasatu.com/nasional/gubernur-lemhannas-masa-depan-bangsa-ada-di-generasi-milenial/573340/#>
....

Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Letjen (Pur) Agus Widjojo.

*Jakarta, Beritasatu.com*– Masa depan bangsa berada di tangan generasi milenial. Karenanya generasi milenial menjadi penting untuk dapat memahami empat konsensus dasar negara yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Masa depan bangsa ada di generasi milenial. Generasi manapun cepat atatu lambat akan menuju puncak peran dalam sejarah bangsa. Masa depan itu ada di generasi milenial. Masa depan itu akan ditentukan oleh hari ini,” kata Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Agus Widjojo.

Hal itu disampaikan Agus dalam acara Ngopi Bareng Gubernur Lemhannas Bersama Para Influencer bertajuk 'Sinergi Peran Lemhannas RI dan Para Influencer dalam Meningkatkan Pemahaman Empat Konsensus Dasar Bangsa kepada Generasi Milenial' di Gedung Lemhannas, Jakarta, Rabu (4/9/2019) malam.

“Oleh karena itu kami ingin mengenal generasi milenial, terutama dengan perkembangan revolusi informasi, teknologi, dan komunikasi. Sebagaimana saya pahami, itu sebagian besar berada di tangan generasi milenial,” ucap Agus.

Agus mengungkap, kemajuan informasi dan teknologi dapat menjadi sumber kemajuan.

“Tapi karena cirinya tidak berbatas waktu, jarak, terus kemudian tidak harus mengemukakan identitas, bisa memberikan efek disrupsi bagi masyarakat,” ujar Agus.

Kepala Biro Humas Lemhannas, Brigjen TNI Sugeng Santoso menjelaskan, pertemuan yang digelar dalam rangka silaturahmi pimpinan Lemhannas dan pejabat struktural serta fungsional dengan tokoh influencer.

“Memiliki jumlah pengikut dan/follower/dari berbagai kalangan. Rata-rata/follower-/nya sampai jutaan,” kata Sugeng.

Sugeng pun menambahkan, pihaknya mengharapkan ada kesamaan persepsi dan komitmen para/influencer/dalam komitmen melawan hoaks, intoleransi, dan radikallisme.

“Selain itu tentunya juga supaya para/influencer/bisa mendiseminasikan empat konsensus bangsa dalam masyarakat, khususnya kaum milenial,” imbuh Sugeng.

Adapun para/influencer/yang hadir di antaranya yaitu Indra Bekti, Adhie MS, Ivan Lanin, Rony Imanuel (Mongol Stress), Handoko Tjung, Husein Jafar, Moammar Emka, dan Olivia Zalianty. Sementara itu, Mayjen TNI (Purn) I Putu Sastra Wingarta membawakan materi mengenai tema acara



Sumber : Suara Pembaruan



---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com

Kirim email ke