Kalau tidak keliru Tito Kurniawan sebelum menjadi Kapolri, beliau menjadi
Kapolda di Papua. Jadi paling tidak tahu keadaan di Papua, cuma saja untuk
menjaga kursi empuknya, beliau kesurupan kena sinar tentara surga yang
diterjunkan atas perintah Jokowi dan imam MUI Ma'ruf Amin. Jadi harap
pembaca maklum adanya jika beliau bicara seenaknya saja seperti umum tidak
mengetahui persoalaan yang berlarut-larut bagi masyarakat Papua di Papua.


https://regional.kompas.com/read/2019/09/05/10345901/kapolri-ulmwp-dan-knpb-di-balik-hoaks-dan-kerusuhan-di-papua#utm_source=insider&utm_medium=web_push&utm_campaign=kapolrisoalkerusuhanpapua1320&webPushId=MTkzNTc=



Kapolri: ULMWP dan KNPB di Balik Hoaks dan Kerusuhan di Papua

Kompas.com - 05/09/2019, 10:34 WIB
Penulis : Kontributor Jayapura, Dhias Suwandi
Editor : Abba Gabrillin



AYAPURA, KOMPAS.com - Kepala Polri Jenderal Tito Karnavian menyebutkan
bahwa ada sejumlah organisasi yang melatarbelakangi kerusuhan di Papua dan
Papua Barat.


Dua di antaranya adalah United Liberation Movement for West Papua ( ULMWP)
dan Komite Nasional Papua Barat ( KNPB). "ULMWP dan KNPB bertanggung jawab
atas kejadian ini.


Mereka yang produksi hoaks itu," ujar Tito saat berkunjung ke Jayapura,
Papua, Kamis (5/9/2019).


Baca juga: *Berkantor di Jayapura, Kapolri dan Panglima TNI Jamin Papua
Aman *


Adapun, ULMWP atau Gerakan Persatuan Pembebasan untuk Papua Barat merupakan
organisasi politik untuk memperjuangkan kemerdekaan Papua Barat.


Organisasi tersebut dipimpin oleh Benny Wenda. Sementara, KNPB adalah
organisasi politik rakyat dan sebuah kelompok masyarakat Papua yang
berkampanye untuk kemerdekaan Papua Barat.


Sejarah KNPB pada 1961 didirikan Komite Nasional oleh para pejuang
kemerdekaan bangsa Papua Barat.


Menurut Tito, Polri sudah mengetahui siapa saja individu dan kelompok yang
bermain atas kerusuhan yang terjadi di Papua dalam beberapa hari terakhir.


Kapolri mengatakan, Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) ikut digerakan oleh ULMWP
dan KNPB. "KNPB main, ULMWP main, termasuk gerakan AMP juga digerakan
mereka," kata Tito.


Sebelumnya, Polri mengaku tidak dapat berbuat banyak terkait proses hukum
Benny Wenda, tokoh separatis asal Papua yang diduga menjadi dalang
kerusuhan di Papua dan Papua Barat.


Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo
mengatakan, kesulitan memproses hukum Benny disebabkan karena Benny
merupakan warga negara Inggris.


Selain itu, tempat kejadian perbuatan pidananya berada di London, Inggris,
tempat ia bermukim saat ini.


Sebelumnya, Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko menyebut bahwa tokoh
separatis Papua, Benny Wenda, mendalangi kerusuhan di Papua dan Papua
Barat.


Benny diduga menyebarkan konten hoaks dan provokatif di media sosial
terkait Papua. Tak hanya di media sosial, Benny juga diduga menyebarkan
konten-konten hoaks tersebut melalui sambungan telepon atau aplikasi pesan
singkat WhatsApp. Konten tersebut disebarkan kepada sejumlah petinggi
negara di kawasan Pasifik.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com <http://kompas.com/> dengan judul
"Kapolri: ULMWP dan KNPB di Balik Hoaks dan Kerusuhan di Papua",
https://regional.kompas.com/read/2019/09/05/10345901/kapolri-ulmwp-dan-knpb-di-balik-hoaks-dan-kerusuhan-di-papua?page=2
..
Penulis : Kontributor Jayapura, Dhias Suwandi
Editor : Abba Gabrillin

Penulis : Kontributor Jayapura, Dhias Suwandi
Editor : Abba Gabrillin

Kirim email ke