Pemalakan Massal di Tanah Abang, Pengunjung Keluhkan Pengawasan
Reporter:
Imam Hamdi
Editor:
Dwi Arjanto
Sabtu, 7 September 2019 13:40 WIB
Suasana Pasar Tanah Abang usai terjadi aksi pemalakan massal oleh
sejumlah pemuda, Sabtu, 7 September 2019. TEMPO/Imam HamdiSuasana Pasar
Tanah Abang usai terjadi aksi pemalakan massal oleh sejumlah pemuda,
Sabtu, 7 September 2019. TEMPO/Imam Hamdi
*TEMPO.CO*,*Jakarta*-Para pengunjung pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat,
meminta pemerintah terus mensiagakan personel keamanan di pusat
perbelanjaan tersebut, usai viral aksipemalakan massal
<https://www.tempo.co/tag/pemalakan-massal>terhadap pengendara oleh
sejumlah pemuda.
Salah satu pengunjung, Dila, 47 tahun, ragu pemerintah bisa konsisten
dalam menjaga keamanan di Tanah Abang dan mengatasipemalakan massal
<https://metro.tempo.co/read/1244680/pemalakan-massal-di-pasar-tanah-abang-polisi-rutin-senin-kamis>.
"Biasanya cuma awal-awal saja ketat pengamanannya pas ada berita viral
kemarin (aksi pemalakan). Setelah itu tidak (diawasi lagi)," kata Dila
saat ditemui di Blok G Pasar Tanah Abang, Sabtu, 7 September 2019.
Dila mengaku sering berbelanja ke Pasar Tanah Abang. Dengan ada video
viral pembalakan, kata dia, perempuan asal Lampung ini jadi khawatir
terhadap keamanan. "Saya memang belum pernah mendapatkan pemalakan. Tapi
tetap keamanan seharusnya lebih diperhatikan," ujarnya.
Selain itu, ia berharap petugas yang berjaga tidak hanya duduk saja saat
menjalankan tugasnya. Pemalakan itu terjadi, kata dia, karena para
preman itu memanfaatkan petugas yang malas berpatroli. "Kalau petugas
keamanan jangan cuma duduk-duduk saja."
Pedagang yang tidak mau disebutkan namanya, mengatakan aksi pemaksaan
sejumlah pemuda memang sudah lama terjadi kepada pemilik kendaraan yang
parkir di dalam Blok F Tanah Abang. Pemuda yang memaksa meminta uang,
kata dia, jumlahnya bakal berlipat ganda saat Senin dan Kamis.
"Senin dan Kamis ada Pasar Tasik. Dua hari itu banyak pengiriman barang
dan di sana dimanfaatkan para preman itu (meminta uang)."
ADVERTISEMENT
Pantauan Tempo sejumlah petugas Satuan Polisi Pamong Praja berjaga di
sekitar trotoar Pasar Tanah Abang. Pintu parkir Blok F Pasar Tanah Abang
kini telah sepi dari preman yang memalak pengendara.
Sebelumnya, dua orang yang menjadi korban pemalakan melaporkan kejadian
itu ke polisi. Pada 5 September 2019, korban sedang mengendarai
kendaraannya untuk keluar dari Blok F Pasar Tanah Abang.
Sekitar pukul 15.00 WIB, belasan orang sudah menunggu di pintu keluar
Blok F. Mereka lalu meminta uang kepada korban. Kejadianpemalakan massal
<https://metro.tempo.co/read/1244619/polisi-ungkap-modus-pemalakan-massal-di-tanah-abang>ini
viral di media sosial.
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com