Hahahaa, ... apanya salah kaprah??? Pernyataan macam ini justru
menunjukkan diri selama puluhan tahun ini HIDUP dalam tempurung saja!
Termakan propaganda AS yang anti komunis Tiongkok!!! Menuduh dengan
FITNAH tanpa dasar dan fakta nyata, ... Dan, sampai sekarang terus
dijalankan oleh begundal-begundal nya di HK! Main FITNAH saja!
Apanya 1,4 milyar RAKYAT Tiongkok harus hidup terkekang dibawah ancaman
penjara dan bayonet??? Dimana ada fakta yang membuktikan polisi/tentara
Tiongkok main tangkap dan main bunuh rakyatnya??? Termasuk peristiwa
Tiananmen yg selama puluhan tahun ini dikoar-koarkan terjadi puluhan
ribu jiwa korban membanjiri lapangan Tiananmen dengan darah
pejuang-demokrasi. Hanyalah FITNAH belaka yang TIDAK ada dasar, ...
Begitu juga sekarang, mereka secara KEJI gunakan kasus seorang perempuan
tertembak matanya memfitnah polisi HK yang menembak nya! Padahal, yang
dituduhkan polisi gunakan peluru karet menembak perempuan itu, ternyata
peluru karet itu dalam jarak 5m tidak bisa tembus jenis kacamata plastik
yg menutup mata anak perempuan itu. Sedang jarak anak perempuan itu dgn
polisi di Kantor polisi dibelakng dia berdiri lebih 20 meter! Kemudian
bagaimana bisa dituduh polisi yg nembak kalau anak perempuan itu berada
dibalik dinding iklas stop bus? Artinya hanya orang yang berada
dihadapan anak perempuan itu berdiri yang bisa menembak matanya!
Menjadikan fitnah ini martil kemarahan warga HK pd polisi saja! Kemudian
gunakan kasus polisi saat menertibkan, menangkap perusuh didalam stasiun
Prince Edward MTR, 31 Agustus tanpa bukti nyata sudah menuduh polisi
telah akibatkan pendemo mati!
BETUUUL, tidak bedanya dengan Falungong yg jadi begundal AS itu, serlama
puluhan tahun ini hanya gunakan FITNAH hendak menghitamkan Tiongkok
saja, ...! Bahkan tidak segan-segan membalikkan fakta yang ada, ...
Hanya orang-orang yang membutakan diri TIDAK bisa melihat kenyataan
sesungguhnya dan percaya penuh dengan fitnah-fitnah tanda dasar yang
sama sekali tidak masuk akal nalar orang sehat itu!
marthajan04 於 9/9/2019 9:40 寫道:
Nah ini dia cara mikir yg salah kaprah. Benci pada pemerintah yg
dianggapnya tirani atau korup dll. dianggapnya menghianati ethnisnya.
Ngaco.
Orang2 Hongkong tidak mau di bawah penguasa diktator. Mereka sudah
biasa di alam demokrasi yg. bebas mikir, berpendapat, tidak hidup di
bawah bayonet. Salah ngomong didor.
Mereka pingin lepas. Sudah seharusnya Tiongkok melepaskannya, paling
tidak ikuti keinginan mereka tidak diekstradisi kalau melanggar
hukumnya. Sapa sih orang yg ga ngeri di penjara di daratan China?
Bakalan disiksa PKT. Sudah bagus kalau tidak dipiara dulu baru
dieksekusi kalo ada pemesanan organ tubuhnya , kaya orang2 falun gong.
Sent from my Verizon, Samsung Galaxy smartphone
-------- Original message --------
From: ChanCT <[email protected]>
Date: 9/9/19 6:51 AM (GMT+07:00)
To: [email protected], marthajan04 <[email protected]>
Subject: Re: [GELORA45] Hong Kong protesters march to US Consulate to
call for help from Trump - CNN
Kalau saja orang-orang yang kibarkan bendera AS dengan menginjak-injak
bendera negaranya sendiri mengharapkan bisa menjadi "pahlawan", ...
tetap hanyalah pahlawan begundal AS!!! BUKAN dan tidak mungkin menjadi
PAHLAWAN bangsa sendiri! Orang-orang yang sudah TIDAK MAU mengaku
dirinya orang Tionghoa! Bukankah menjadi orang TIDAK BERTULANG kalau
IDENTITAS dirinya saja dihianati!
Kenapa harus begitu RADIKAL??? Setiap orang boleh-boleh saja mau hidup
dimana yang dirasakan lebih baik dan nyaman bagi kehidupannya, dan
untuk kemudahan hidup menjadi WN-Asing juga boleh-boleh saja, tapi
TETAP jangan hianati bangsa dan NEGARAnya sendiri!
Jituu apa yang dikatakan seorang Inggris pada perusuh2 di airport yg
usung bendera Inggris, antara lain begini ujarnya: "Kalian bukan orang
Inggris, tidak berhak usung bendera Inggris disini! Kalau saja bangsa
dan negaranya sendiri begitu mudah dihianati, kalian juga akan lebih
mudah menghianati Inggris begitu jadi WN Inggris, ...!!!" SANGAT
JITUUUU, ...!!!
Penghianat bangsa TETAP adalah PENGHIANAAT!!!
marthajan04 [email protected] [GELORA45] 於 8/9/2019 20:49 寫道:
Begundal kan menurut si ko Chan. Si ko Chan juga sama disebut
begundal oleh saya hahahaha....
Seperti Sukarno Hatta juga disebut penjahat oleh Belanda. Padahal
pahlawan bangsa oleh bangsa Indonesia.
Sent from my Verizon, Samsung Galaxy smartphone
-------- Original message --------
From: ChanCT <[email protected]>
Date: 9/8/19 7:01 PM (GMT+07:00)
To: [email protected], marthajan04 <[email protected]>
Subject: Re: [GELORA45] Hong Kong protesters march to US Consulate to
call for help from Trump - CNN
Hahahaa, ... yg minta-minta pd AS dengan iba itu kan segelintir
begundal-begundal penghianat bangsa, yg kibarkan bendera AS dan
injak-injak bendera Nasional Tiongkok! Syukurlah mereka bisa SEGERA
mungkin meninggalkan HK dan hijrah ke AS negara idamannya itu!
Daripada di HK mengacau dan merusak disana-sini sangat merugikan 7
juta warga HK, ...
marthajan04 [email protected] [GELORA45] 於 8/9/2019 19:21 寫道:
Ni ya para bapak2/ibu2 pembenci USA, baca. USA diminta dengan mengiba.
Protests calling on US President Donald Trump to intervene in the
ongoing Hong Kong political standoff escalated rapidly Sunday, with
marchers setting fire to a barricade outside a subway station
entrance in the city's business district.
Earlier in the day, tens of thousands of protesters waving US flags
marched on Hong Kong's US Consulate to call for help from the Trump
administration in ending a three-month confrontation
<https://www.cnn.com/specials/asia/hong-kong-protests-intl-hnk> with
the government.
The march began in the Chater Garden public park in Central before
heading to the consulate as part of the 14th straight weekend of
public demonstrations in the Asian financial hub.
In a letter which protesters planned to presented to consulate
officials, the group calls for the passing of the proposed "Hong
Kong Human Rights and Democracy Act 2019" by the US Congress.
A barricade burns at an entrance to a train statio on September 8 in
Hong Kong, China.A barricade burns at an entrance to a train statio
on September 8 in Hong Kong, China.
One banner carried at the march read "Pre sident Trump, please
liberate Hong Kong" in English. Some marchers sang the US national
anthem as they moved towards the consulate.
"We share the same US values of liberty and democracy," 30-year-old
banker David Wong said. "USA is a country of democracy. Donald Trump
is elected by his people. We want this."
The protests began peacefully but rapidly deteriorated into violence
and vandalism over the afternoon, after police appeared to arrest a
number of people in the busy Central subway station.
Protesters erected a barricade at one of the subway exits before
being setting it on fire. Other exits had their glass windows
smashed or defaced with graffiti.
Sent from my Verizon, Samsung Galaxy smartphone
<http://www.avg.com/email-signature?utm_medium=email&utm_source=link&utm_campaign=sig-email&utm_content=emailclient>
不含病毒。www.avg.com
<http://www.avg.com/email-signature?utm_medium=email&utm_source=link&utm_campaign=sig-email&utm_content=emailclient>
<#DAB4FAD8-2DD7-40BB-A1B8-4E2AA1F9FDF2>
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com