Kalau tidak keliru Indonesia expor sebahagian besar terdiri dari
bahan-bahan primary produkt yang nilai lebihnya rendah, jadi biar ditambah
tambah tidak akan bisa mengimbangi impor dari Tiongkok. Jadi ekspor selalu
tidak seimbang dengan impor. Mohon koreksi jika mempunyai angka yang
lengkap. Terimakasih sebelumnya.

Kirim email ke