Saya hanya ingin mengomentari, signal China Mobile 5G baru berfungsi
kalau aparat Hp kita bisa gunakan 5G, kalau tidak tentu saja kecepatan
4G saja sesuai kemampuan aparat Hp nya.
Sejak beberapa tahun yl. RRT menetapkan kebijakan rumah untuk tempat
tinggal warga, bukan untuk digoreng sampai melonjak tinggi harganya dan
tidak terjangkau rakyat! Jadi memang sengaja ada usaha menstabilkan
harga rumah, syukur bisa turun! Jadi sengaja, bukan akibat perang-dagang
yg dilancarkan Trump!
Itu saja, ...
kh djie [email protected] [GELORA45] 於 24/9/2019 16:09 寫道:
Surat dari teman :
Sejak 3 minggu lalu tiba di Guangzhou, signal China Mobile menyatakan
5G di HP. Sampai hari ini masih belum merasakan apa bedanya dari yang
dulu dulu.
VPN masih tidak selalu bisa connect, sehari hari hanya banyak
commercial yang masuk dalam network.
Luar biasa barang barang yang ada disini, seperti saja, hi-tech toilet
bowl, bila datang didepannya, lid otomatis membuka, cuma $300, dimana
di LA sampai dijual $2000, saya sudah punya bidet yang serupa untuk
semua toilet di rumah LA, tentunya dibawa dari sini.
Have an idea bisa dipasarkan, itu misi China untuk menanggulangi
kemiskinan. Separuh dari rakyat Tiongkok sudah lepas dari kemiskinan,
tanpa tunjangan negara. China tidak ada welfare dan Chinese malu
menerima tunjangan. Bukan seperti Americans yang mengemis pada
pemerintahnya.
Terasa trade war Trump mau tidak mau mempengaruhi ekonomi China. Harga
rumah disini turun drastik. Condo saya disini, 600 sq ft, setahun lalu
bernilai $325ribu, kemarin tinggal $275ribu. Tetapi construction high
rises dimana mana masih terlihat banyak sekali, GZ malah menjadi lebih
indah, kalau dibandingkan dengan Los Angeles.
Makanan tidak berubah, tetap tidak mentoloh perasaan begitu murahnya
penghidupan disini. Setiap pagi kita hanya pakai $1 breakfast di KFC,
dapat semangkok bubur ayam yang sungguh enak dengan satu telur mata
sapi, juga dilain lain tempat sekitar begitu untuk breakfast, cukup
untuk skip lunch. Dinner hanya pesan di restaurant pakai WeChat, dalam
30 menit diantar kerumah. $8, cukup untuk kami berdua masih ada left over.
Begitu tenang disini, di jalanan terlihat semua orang berpakaian rapih
dan bersih, selalu tersenyum dan diam memandang screen HP masing masing.
Bila bicara di HP memang masih berteriak teriak, menurut saya orang
sini memang ada kelainan pendengaran sehingga suara mereka lebih
keras, tetapi maklumlah, yang dibicarakan adalah business, bukan
jagongan, time is money.
Mercedes mereka jauh lebih baru dari yang kami punya di LA. Bus umum
semua electric powered sejak bulan Nopember tahun lalu, semua taxi
pakai LNG. Di Shenzhen malah semua taxi harus dedicatedly electric.
Green. Tesla juga banyak di jalanan, tetapi overrated kalau
dibandingkan dengan electric cars Product of China lainnya.
Kota bersih, tidak berdebu, langit sebiru Los Angeles, iya, sudah
jarang orang berludah dan perokok pun tidak sebanyak di Surabaya,
sehingga Udara lebih segar dan harum. Terutama, tidak ada nyamuk.
Naik bus umum atau metro, orang muda disini sudah bersopan santun
memberikan tempatnya pada usia lanjut dan wanita hamil atau membawa
anak kecil, walaupun masih tidak setara di Moskow dan St Petersburg
sana. Tidak seperti di Hong Kong yang biasa kurang ajar terhadap usia
lanjut.
Mempertimbangkan pensiun disini tidak sukar, banyak orang Jerman dan
Perancis yang sudah melakukannya. Meskipun orang Afrika dan India pun
memilih untuk berusaha dan hidup disini. Tanpa SARA.
--
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com