Surat dari teman :

Sejak 3 minggu lalu tiba di Guangzhou, signal China Mobile menyatakan 5G di
HP. Sampai hari ini masih belum merasakan apa bedanya dari yang dulu dulu.

VPN masih tidak selalu bisa connect, sehari hari hanya banyak commercial
yang masuk dalam network.

Luar biasa barang barang yang ada disini, seperti saja, hi-tech toilet
bowl, bila datang didepannya, lid otomatis membuka, cuma $300, dimana di LA
sampai dijual $2000, saya sudah punya bidet yang serupa untuk semua toilet
di rumah LA, tentunya dibawa dari sini.

Have an idea bisa dipasarkan, itu misi China untuk menanggulangi
kemiskinan. Separuh dari rakyat Tiongkok sudah lepas dari kemiskinan, tanpa
tunjangan negara. China tidak ada welfare dan Chinese malu menerima
tunjangan. Bukan seperti Americans yang mengemis pada pemerintahnya.

Terasa trade war Trump mau tidak mau mempengaruhi ekonomi China. Harga
rumah disini turun drastik. Condo saya disini, 600 sq ft, setahun lalu
bernilai $325ribu, kemarin tinggal $275ribu. Tetapi construction high rises
dimana mana masih terlihat banyak sekali, GZ malah menjadi lebih indah,
kalau dibandingkan dengan Los Angeles.

Makanan tidak berubah, tetap tidak mentoloh perasaan begitu murahnya
penghidupan disini. Setiap pagi kita hanya pakai $1 breakfast di KFC, dapat
semangkok bubur ayam yang sungguh enak dengan satu telur mata sapi, juga
dilain lain tempat sekitar begitu untuk breakfast, cukup untuk skip lunch.
Dinner hanya pesan di restaurant pakai WeChat, dalam 30 menit diantar
kerumah. $8, cukup untuk kami berdua masih ada left over.

Begitu tenang disini, di jalanan terlihat semua orang berpakaian rapih dan
bersih, selalu tersenyum dan diam memandang screen HP masing masing.

Bila bicara di HP memang masih berteriak teriak, menurut saya orang sini
memang ada kelainan pendengaran sehingga suara mereka lebih keras, tetapi
maklumlah, yang dibicarakan adalah business, bukan jagongan, time is money.

Mercedes mereka jauh lebih baru dari yang kami punya di LA. Bus umum semua
electric powered sejak bulan Nopember tahun lalu, semua taxi pakai LNG.  Di
Shenzhen malah semua taxi harus dedicatedly electric. Green. Tesla juga
banyak di jalanan, tetapi overrated kalau dibandingkan dengan electric cars
Product of China lainnya.

Kota bersih, tidak berdebu, langit sebiru Los Angeles, iya, sudah jarang
orang berludah dan perokok pun tidak sebanyak di Surabaya, sehingga Udara
lebih segar dan harum. Terutama, tidak ada nyamuk.

Naik bus umum atau metro, orang muda disini sudah bersopan santun
memberikan tempatnya pada usia lanjut dan wanita hamil atau membawa anak
kecil, walaupun masih tidak setara di Moskow dan St Petersburg sana. Tidak
seperti di Hong Kong yang biasa kurang ajar terhadap usia lanjut.

Mempertimbangkan pensiun disini tidak sukar, banyak orang Jerman dan
Perancis yang sudah melakukannya. Meskipun orang Afrika dan India pun
memilih untuk berusaha dan hidup disini. Tanpa SARA.

Kirim email ke