Barangkali hampir semuanya lebih maju kalau Uni Indonesia-Belanda masih jalan 
berdasarkan fakta bhw Belanda lebih maju dari Indonesia. Misal, kalau Singapura 
masih dibawah Inggris, barangkali tidak semaju seperti sekarang ini berdasarkan 
fakta bhw Singapura lebih maju dari Inggris dalam beberapa bidang seperti 
antara lain infrastruktur. 

---In [email protected], <ilmesengero@...> wrote :

 

 

 Apakah kalau Uni Indonesia-Belanda tidak dibubarkan, mungkin sudah lebih maju 
dalam bidang maritim.
 

 
https://indopos.co.id/read/2019/09/25/196657/indonesia-belanda-jajaki-kerja-sama-investasi-di-bidang-maritim-hingga-infrastruktur/
 
https://indopos.co.id/read/2019/09/25/196657/indonesia-belanda-jajaki-kerja-sama-investasi-di-bidang-maritim-hingga-infrastruktur/
 Indonesia-Belanda Jajaki Kerja Sama Investasi di Bidang Maritim hingga 
Infrastruktur Editor Ali Rahman Rabu, 25 September 2019 – 17:29
 

 indopos.co.id http://indopos.co.id – Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan 
Industri (Kadin) Indonesia Bidang Perhubungan Carmelita Hartoto mengatakan 
Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar dengan letak yang sangat strategis 
dan berpotensi menjadi pusat maritim global. Hal itu sebagaimana tertuang dalam 
visi Presiden Joko Widodo untuk menjadikan Indonesia sebagai Global Maritime 
Fulcrum.
 Untuk merealisasikan itu, menurut dia perlu dibenahi sektor maritimnya. 
“Misalnya bermitra dengan negara lain yang sudah lebih maju. Khususnya dari 
segi teknologi, salah satunya Belanda,” ujarnya dalam keterangan persnya yang 
diterima INDOPOS, Rabu (25/9/2019).
 Baca Juga :
 Kadin Teken Kerja Sama dengan Tokoin, Penyedia Pembiayaan Dagang UMKM Berbasis 
Blockchain
 Sebelumnya, Kadin menggelar forum bisnis dan investasi antara Indonesia dan 
Belanda di Rotterdam, Senin (23/9/2019). Acara ini diinisiasi Kadin bekerjasama 
dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Den Haag. Serta didukung oleh 
Kementerian Perhubungan dan Badan Kordinasi Penanaman Modal (BKPM) Republik 
Indonesia serta beberapa BUMN, perusahaan asing dan swasta dengan sektor 
terkait.
 “Kami akan menjajaki Kerjasama baik untuk teknologi, perkapalan hingga 
investasi di bidang maritim dan infrastruktur,” jelas Carmelita.
 Baca Juga :
 Dunia Usaha Antusias Terapkan Teknologi Blockchain
 Sementara itu, Duta Besar Luar Biasa Indonesia di Den Haag, I Gusti Agung 
Wesaka Puja menilai langkah yang diambil oleh delegasi Indonesia sangat 
efektif. Sebab dapat membuka peluang yang masih sangat terbuka lebar antara 
Indonesia dan Belanda.
 “Khususnya dalam hal teknologi, digitalisasi, dan pelatihan vokasi pada sektor 
maritim. Kami berharap, ke depan tantangan teknis dalam kerjasama kedua negara, 
khususnya di sektor maritim ini dapat teratasi seiring dengan realisasi 
jalannya kerjasama nanti,” bebernya.
 Baca Juga :
 Kadin: Blockchain Tren Global akan Berdampak pada Keberlangsungan Bisnis
 Irwan Habsjah selaku pimpinan delegasi Kadin Indonesia menjelaskan, forum 
bisnis itu juga menjadi sebuah platform yang efektif. Di mana pengusaha Belanda 
yang sudah berinvestasi di Indonesia dapat membagikan pengalaman mereka guna 
meyakinkan pengusaha yang belum berinvestasi.
 “Sekaligus memberikan pemaparan apa yang harus dibenahi oleh Indonesia agar 
suatu investasi dapat berkelanjutan,” jelasnya.
 Adapun forum bisnis tersebut merupakan agenda pertama untuk bagian Eropa Barat 
dalam rangkaian kunjungan Kadin Indonesia ke 14 negara Eropa setelah sukses 
mengadakan forum bisnis di 5 negara Eropa Timur pada 13-20 September lalu dan 
menadatangani beberapa perjanjian kerjasama.
 “Selanjutnya Kadin akan mengunjungi Bratislava, Polandia, Frankfurt, Milan, 
London, Bern, Antwerp, dan kemudian di Paris,” pungkasnya. (dai)
 




Kirim email ke