Pasti maksudnya si Jokowi. Sebab, seorang presiden tidak boleh dandanan badut.
-

Asing Mati Berbela Sungkawa, Wamena Bergolak Malah Diam, Pengamat: Presiden 
Melawak
SENIN, 30 SEPTEMBER 2019 | 04:59 WIRMOL.ID - Sebagai seorang Presiden, Joko 
Widodo seakan tutup mata dalam insiden kerusuhan Wamena yang menewaskan puluhan 
orang. Hingga saat ini, sang presiden belum memberikan pernyataannya soal 
kerusuhan tersebut.
"Pak Presiden berat, seperti tak peduli dengan warga Minang dan rakyatnya, 
untuk ucapan belasungkawa saja sudah enggak mampu," kata pengamat politik 
sekaligus Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi 
Chaniago saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (29/9).
Yang lebih mengherankan, kata Pangi, Jokowi justru memberikan ucapan 
Belasungkawa atas meninggalnya Presiden Prancis, Jacques Chirac. 
Dalam Twitter resminya, ia menyebut Presiden Chirac adalah pemimpinyang 
dicintai dan dekat kepada rakyatnya,  seorang tokoh yang mempersatukan dan 
memberikan kesejahteraan ke Prancis. 
Pangi yang juga putra asli Minangkabau ini hanya geleng-geleng melihat respons 
Jokowi.
"Warga asing beliau ucapkan duka cita mendalam, rakyaktanya sendiri yang 
meninggal karena konflik negara, mati nuraninya. Sedikit saja enggak ada kata 
belasungkawa, presiden siapa beliau ini? Melawak," tegas Pangi.
Dalam insiden Wamena, mayoritas korban meninggal adalah pendatang, baik Minang, 
Bugis dan beberapa lainnya.
"Apakah beliau dendam tak dipilih warga Minang? Semoga bukan itu alasannya. 
Mungkin karena lelah banyak betul persoalan di negeri ini yang belakangan 
membuat beliau tertekan, " tandasnya. 

Kirim email ke