*Jangan dianggap enteng sang Ratu, nanti bisa cilaka. hehehehehe*

http://sinarharapan.co/hukumdanpolitik/read/8643/dicuekin_megawati__surya_paloh__saya_ketawa_saja



*Dicuekin Megawati, Surya Paloh: Saya Ketawa Saja*

Rabu , 02 Oktober 2019 | 15:34


JAKARTA - Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (NasDem) Surya Paloh
mengomentari polemik yang beredar di masyarakat beberapa waktu belakangan.

Dalam rapat paripurna pelantikan anggota DPR/MPR/DPD, Selasa (1/10/2019),
Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri
tertangkap kamera salah satu stasiun televisi swasta tidak mau bersalaman
dengan Paloh.

"Hahaha ya saya ketawa saja," ujar Paloh kepada wartawan ketika ditemui di
Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (2/10/2019).

Ia mengaku relasinya dengan Megawati berjalan dengan baik. Apalagi, usia
pertemanan kedua tokoh sudah berjalan puluhan tahun."Kalau dari saya pasti
baik-baik saja. Mega sama saya kan 40 tahun berteman," kata pemilik Media
Group tersebut.

Terpisah, Ketua Fraksi Nasional Demokrat di Majelis Permusyawaratan Rakyat
Republik Indonesia Johnny G Plate meminta publik tidak perlu berlebihan
menyikapi momen yang melibatkan Megawati dan Paloh.

Ia mengatakan, peristiwa itu jangan dianggap sebagai sebuah
perselisihan."Kalau gesture atau yang sejenisnya itu adalah hal-hak privat,
karenanya tentu menjadi urusan yang sangat pribadi," ujarnya.

"Nasdem mengurus masalah bangsa. Bangsa ini mempunyai banyak persoalan yang
harus diselesaikan melalui satu. Proses politik di dalam kekerabatan
politik kami juga menganut dan meneruskan," katanya.

Kendati demikian, menurut Johnny, kekerabatan politik merupakan hal yang
utama. Apalagi negeri ini sedang dihadapkan dengan banyak sekali tantangan.
Oleh karena itu, lanjut dia, dibutuhkan kekuatan di dalam negeri dan tidak
diisi dengan usaha-usaha membangun sekat dan memisahkan atau memperkecil
kekuatan.

"Yang namanya tokoh politik, kan harus siap dengan berbagai interpretasi.
Tapi interpretasi yang benar. Nasdem membawa gagasan atau gerakan
perubahan," Johhny menambahkan.

Politikus PDIP Eva Sundari memiliki penilaian tersendiri terkait momen
tersebut. Selain tidak bersalaman dengan Paloh, Megawati juga menampik
permintaan salam dari anak dari Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono,
yaitu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

"Kelihatannya karena cukup anggukan kepala. Pak SP kan tidak kasih tangan
ke Ibu. Seperti ke AHY juga. Mas AHY kan sudah salam di dada, Ketum (Ketua
Umum PDIP Megawati Soekarnoputri) mengangguk, lalu meneruskan ke
sebelahnya," kata Eva dilansir *detik.com <http://detik.com>*.

"Ketum lagi gembira menyaksikan pelantikan. Jadi saya yakin tidak sempat
untuk punya negative intention. Bayangkan, putrinya (Puan Maharani) jadi
Ketua DPR dan PDIP (meraih suara dan kursi) terbanyak di DPR, nggak
perhatian ke hal-hal yang negatif. Sepanjang acara juga ceria," ia
menambahkan.

Kirim email ke