Benarkah Benny Wenda yang berdiam ribuan kilometer jauh dari
saudara-saudara sebangsanya di tanah Papua bisa menjadi dalang kerusuhan di
Papua. Jika benar, maka mungkin sekali bisa diakui kehebatan pimpinannya.
Jika tidak benar, maka pertanyaannya : Apa dasar utama yang menyebabkan
rakyat di Papua bangkit melakukan demo yang dinamakan tidak berdarah dan
berdarah diberbagai pelosok Papua?


*https://news.detik.com/berita/4734497/benny-wenda-di-balik-rusuh-berdarah-di-wamena
<https://news.detik.com/berita/4734497/benny-wenda-di-balik-rusuh-berdarah-di-wamena>*

*2019/10/05 05:08:32 WIB*
*Round-Up* *Benny Wenda di Balik Rusuh Berdarah di Wamena*

Tim detikcom - detikNews


Benny Wenda (Foto: BBC Indonesia)



*Jakarta* - Kericuhan berdarah terjadi di Wamena. Menko Polhukam Wiranto
mengatakan tokoh separatis Papua, *Benny Wenda*
<https://www.detik.com/tag/benny-wenda/?tag_from=tag_detail&_ga=2.97109209.736920340.1570070170-643921802.1570070170>,
beradad di balik kerusuhan itu.

Kericuhan di Wamena setidaknya mulai pecah sejak Senin (23/9/2019). Ada 16
warga yang dilaporkan tewas saat itu.

"Sementara lagi didata, dapat dilaporkan 16 orang meninggal, warga
masyarakat," ujar Kapendam Cenderawasih Letkol Cpl Eko Daryanto saat
dihubungi.

Saat itu, Polisi juga menyebut ada tujuh orang personel kepolisian yang
terluka dalam kerusuhan di Wamena. Mereka terluka akibat penyerangan dengan
panah.

"Tujuh orang luka-luka. Dia pakai panah busur," ujar Kapolres Jayawijaya
AKBP Tonny Ananda Swadaya saat dihubungi wartawan, Senin (23/9).

Para perusuh yang diduga dari Komite Nasional Papua Barat (KNPB) ini,
menurut Tonny, menyusup dengan menggunakan seragam SMA ke kelompok pelajar
PGRI. Mereka membakar sejumlah bangunan, termasuk kantor bupati di Wamena.

"Kelompok ini mau bikin lagi (rusuh), nyerang malam hari. Mereka kan
anarkis. Kita sempat baku tembak sama KKB, sempat dia tembak-tembak di
Jalan Irian," sambungnya.


Kondisi di Wamena saat itu disebut sudah bisa dikendalikan aparat gabungan
TNI-Polri. Warga, termasuk warga pendatang, memilih mengungsi ke kantor
polisi dan TNI karena takut.

Jumlah korban tewas bertambah. Pada Rabu (25/9), Gubernur Papua Lukas
Enembe menyebut korban tewas akibat ricuh di Wamena berjumlah 30 orang.

"Data terakhir ada 30 jenazah dan sebagian besar sudah dikirim ke
Jayapura," kata Gubernur Papua Lukas Enembe di Wamena, yang dikutip dari
Antara.

Gelombang pengungsi pun terjadi akibat kericuhan ini. Ada ribuan warga yang
dibantu oleh aparat untuk keluar dari Wamena menuju daerah lain.

*Baca juga: **Amnesty Persoalkan Status Tersangka 22 Aktivis Papua, Istana:
Domain Kapolri*
<https://news.detik.com/read/2019/10/04/151341/4733723/10/amnesty-persoalkan-status-tersangka-22-aktivis-papua-istana-domain-kapolri>



Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga menyampaikan dukacita dan menyebut
korban tewas akibat peristiwa ini mencapai 33 orang. Dia meminta kerusuhan
di Wamena tak ditarik menjadi konflik antar-etnis.

"Saya ucapkan duka mendalam meninggalnya korban di Wamena, 33 meninggal.
Perlu saya sampaikan aparat keamanan kerja keras lindungi warga," kata
Jokowi kepada wartawan di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin
(30/9).

"Jangan ada yang geser ini menjadi sebuah konflik etnis. Ini adalah KKB
turun ke gunung dan melakukan pembakaran-pembakaran rumah warga dan juga
kepala suku di Wamena ajak warga juga tidak mengungsi ke luar Wamena dan
polisi tangkap beberapa tersangka pembakaran dan pembunuhan di Wamena,"
sambung Jokowi. Terbaru, Menko Polhukam Wiranto menyebut ada peran Benny
Wenda di balik kericuhan ini. Dia mengatakan KKB mendapat instruksi dari
Benny untuk menyerang warga pendatang di Wamena.

"Kita terus mengejar siapa aksi-aksi provokasi dan sebagainya. Tapi
serangan-serangan itu kan dilakukan oleh KKB. Kelompok bersenjata mereka.
Mereka dapat instruksi dari Benny Wenda untuk menyerang pendatang dan
kerusuhan di kota-kota, termasuk di media sosial," kata Wiranto di Kemenko
Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (4/10/2019).

Wiranto pun menyebut provokasi di media sosial terus dilakukan untuk
menciptakan kegaduhan sehingga Wiranto mengimbau masyarakat agar tidak
terprovokasi serta mendinginkan suasana.

*Baca juga: **Wiranto: KKB Dapat Instruksi Benny Wenda Serang Pendatang di
Wamena*
<https://news.detik.com/read/2019/10/04/162749/4733885/10/wiranto-kkb-dapat-instruksi-benny-wenda-serang-pendatang-di-wamena>



"Maka kita mengharapkan masyarakat terutama masyarakat yang bergerak di
medsos bantu mendinginkan suasana ini. Membantu agar masyarakat
menghilangkan trauma itu," kata dia.

Wiranto juga mengatakan Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw telah
mengimbau masyarakat agar kembali ke Wamena. Sementara itu, Wiranto
memastikan pemerintah terus berupaya untuk memberikan jaminan keamanan
kepada warga.

"Kapola Papua kan sudah juga menyampaikan penjelasan ke masyarakat, bahwa
mengimbau ke masyarakat ayo balik ke sana. Namun kami juga harus memberikan
jaminan keamanan yang utuh," ucapnya.
*(haf/haf)*

Kirim email ke