----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: Sunny ambon [email protected] [nasional-list] <[email protected]>Terkirim: Minggu, 6 Oktober 2019 11.05.16 GMT+2Judul: [nasional-list] BennyWenda di Balik Rusuh Berdarah di Wamena
Benarkah Benny Wenda yang berdiam ribuan kilometer jauh darisaudara-saudara sebangsanya di tanah Papua bisa menjadi dalang kerusuhan diPapua. Jika benar, maka mungkin sekali bisa diakui kehebatanpimpinannya. Jika tidak benar, maka pertanyaannya : Apa dasar utamayang menyebabkan rakyat di Papua bangkit melakukan demo yang dinamakan tidakberdarah dan berdarah diberbagai pelosok Papua? https://news.detik.com/berita/4734497/benny-wenda-di-balik-rusuh-berdarah-di-wamena 2019/10/0505:08:32 WIB Round-Up BennyWenda di Balik Rusuh Berdarah di Wamena Timdetikcom - detikNews BennyWenda (Foto: BBC Indonesia) Jakarta -Kericuhan berdarah terjadi di Wamena. Menko Polhukam Wirantomengatakan tokoh separatis Papua, BennyWenda,beradad di balik kerusuhan itu. Kericuhan di Wamena setidaknyamulai pecah sejak Senin (23/9/2019). Ada 16 warga yang dilaporkantewas saat itu. "Sementara lagi didata, dapat dilaporkan16 orang meninggal, warga masyarakat," ujar KapendamCenderawasih Letkol Cpl Eko Daryanto saat dihubungi. Saatitu, Polisi juga menyebut ada tujuh orang personel kepolisian yangterluka dalam kerusuhan di Wamena. Mereka terluka akibat penyerangandengan panah.. "Tujuhorang luka-luka. Dia pakai panah busur," ujar KapolresJayawijaya AKBP Tonny Ananda Swadaya saat dihubungi wartawan, Senin(23/9). Paraperusuh yang diduga dari Komite Nasional Papua Barat (KNPB) ini,menurut Tonny, menyusup dengan menggunakan seragam SMA ke kelompokpelajar PGRI. Mereka membakar sejumlah bangunan, termasuk kantorbupati di Wamena. "Kelompokini mau bikin lagi (rusuh), nyerang malam hari. Mereka kan anarkis..Kita sempat baku tembak sama KKB, sempat dia tembak-tembak di JalanIrian," sambungnya. Kondisidi Wamena saat itu disebut sudah bisa dikendalikan aparat gabunganTNI-Polri. Warga, termasuk warga pendatang, memilih mengungsi kekantor polisi dan TNI karena takut. Jumlahkorban tewas bertambah. Pada Rabu (25/9), Gubernur Papua Lukas Enembemenyebut korban tewas akibat ricuh di Wamena berjumlah 30orang. "Dataterakhir ada 30 jenazah dan sebagian besar sudah dikirim keJayapura," kata Gubernur Papua Lukas Enembe di Wamena, yangdikutip dari Antara. Gelombangpengungsi pun terjadi akibat kericuhan ini. Ada ribuan warga yangdibantu oleh aparat untuk keluar dari Wamena menuju daerah lain. | Baca juga: Amnesty Persoalkan Status Tersangka 22 Aktivis Papua, Istana: Domain Kapolri | PresidenJoko Widodo (Jokowi) juga menyampaikan dukacita dan menyebut korbantewas akibat peristiwa ini mencapai 33 orang. Dia meminta kerusuhandi Wamena tak ditarik menjadi konflik antar-etnis. "Sayaucapkan duka mendalam meninggalnya korban di Wamena, 33 meninggal.Perlu saya sampaikan aparat keamanan kerja keras lindungi warga,"kata Jokowi kepada wartawan di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat,Senin (30/9). "Janganada yang geser ini menjadi sebuah konflik etnis. Ini adalah KKB turunke gunung dan melakukan pembakaran-pembakaran rumah warga dan jugakepala suku di Wamena ajak warga juga tidak mengungsi ke luar Wamenadan polisi tangkap beberapa tersangka pembakaran dan pembunuhan diWamena," sambung Jokowi.Terbaru,Menko Polhukam Wiranto menyebut ada peran Benny Wenda di balikkericuhan ini. Dia mengatakan KKB mendapat instruksi dari Benny untukmenyerang warga pendatang di Wamena. "Kita terus mengejarsiapa aksi-aksi provokasi dan sebagainya. Tapi serangan-serangan itukan dilakukan oleh KKB. Kelompok bersenjata mereka. Mereka dapatinstruksi dari Benny Wenda untuk menyerang pendatang dan kerusuhan dikota-kota, termasuk di media sosial," kata Wiranto di KemenkoPolhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat(4/10/2019). Wiranto pun menyebut provokasi di media sosialterus dilakukan untuk menciptakan kegaduhan sehingga Wirantomengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi serta mendinginkansuasana. - | Baca juga: Wiranto: KKB Dapat Instruksi Benny Wenda Serang Pendatang di Wamena | "Makakita mengharapkan masyarakat terutama masyarakat yang bergerak dimedsos bantu mendinginkan suasana ini. Membantu agar masyarakatmenghilangkan trauma itu," kata dia. Wiranto jugamengatakan Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw telah mengimbaumasyarakat agar kembali ke Wamena. Sementara itu, Wiranto memastikanpemerintah terus berupaya untuk memberikan jaminan keamanan kepadawarga. "Kapola Papua kan sudah juga menyampaikanpenjelasan ke masyarakat, bahwa mengimbau ke masyarakat ayo balik kesana. Namun kami juga harus memberikan jaminan keamanan yang utuh,"ucapnya. (haf/haf)
