Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen (Formappi), Lucius Karus, menilai terpentalnya Ketua Umum PBB, Yusril Ihza Mahendra, dan ketum Perindo, Hary Tanoe, juga ketum PSI Grace Natalie dari kabinet Jokowi Jilid II tidak terlepas dari cengkeraman partai politik pemenang. Jokowi tak ingin mengambil resiko dengan memasukkan partai gurem atau yang tak punya kekuasaan di Parlemen ke dalam kabinet. ....“Jokowi hanya segan ke partai-partai ini daripada partai yang tidak punya kekuasaan. Hanya sebatas nama partai politik, tapi tidak punya kewenangan apa-apa,” ucapnya.
Grace Natalie, Yusril, Harry Tanoe Tak Masuk Hitungan Jokowi
