Membandingkan seorang tokoh Nadiem yang baru diangkat menjadi mendikbud
dengan Anies yg diawal kabinet Jokowi periode-I juga diangkat sb
mendikbud cukup menarik. Karena bukan saja sama2 keturunan Arab, tapi
sama2 keturunan tokoh pejuang Kemerdekaan, cucu-cucu pejuang kemerdekaan!
Tapi lagi, mereka berdua nampaknya mempunyai karakter yang BERBEDA!
Kalau Anies nampak aroma ke-ISLAMAN yang sangat keras, sehingga dekat
dengan kelompok FPI Habib Rizieq garis keras radikal, sedang Nadiem yang
dipengaruhi ibu, Atika Algadri, putri Hamid Algadri perintis
kemerdekaan, lebih moderat jadi bisa beristrikan seorang Nasrani bahkan
bisa membiarkan anak2nya mengikuti keyakinan ibunya.
Entah apa sebab Anies yg profesinya dibidang pendidikan justru dianggap
tidak berhasil menjalankan tugas dan tidak lama dicopot oleh Jokowi, ...
diharapkan saja Nadiem yang BERHASIL membina keluarga berbeda keyakinan
deengan sangat baik itu, juga BERHASIL mengembangkan jiwa toleransi
tinggi bagi seluruh masyarakat Indonesia, ...!
Sebagai anak bangsa termuda, Nadiem diusia 35 tahun sudah menjadi
MENTERI dinegeri ini, menunjukkan kemampuannya berkiprah ikut membangun
karakter bangsa lebih baik!
On 10/24/2019 10:28 PM, 'nesare' [email protected] [GELORA45] wrote:
Anies baswedan itu lulus master nya public policy di univ. of
Maryland, college park, tetapi phd nya dari northern Illinois univ. di
dekalb, Illinois dibawah bimbingan pak king almarhum dwight king yg
baik sekali orangnya. Setelah lulus UGM, anies pernah ke Milwaukee,
Wisconsin dalam rangka exchange student. SMP dan SMA nya di Jogjakarta.
Nadiem makarim walaupun lahir disingapura hanya sekolah SD dan SMP di
Indonesia, tetapi SMA nya disingapura. Terus ke brown dapet
international relation baru ambil MBA Harvard krn bapaknya nono anwar
makarim lulus dari situ.
Nadiem ini duduk2 sama mikey/michaelangelo moran waktu mencetuskan
perbincangan ttg Gojek sambil minum kopi. Disitu ada 6 -7 orang. Ini
awalnya Gojek. Nadiem dan mikey ini sekolah di boston. Mikey pernah
sekolah di Boston Univ. utk undergrad nya, krn mikey suka art belajar
web design di SF S1 lagi. Dia suka DJ dan Bali, makanya mikey keluar
dari Gojek krn suka art ini.
Kedua orang ini bedalah. Pendidikannya saja sudah beda. Nadiem terbuka
bukan orang politik melainkan orang bisnis. Anies dari UGM sudah main
politik di HMI dan ketua senat UGM.
Ini 2 orang yg berbeda jalan pikirannya..
Jokowi lebih cocok dgn orang2 seperti nadiem yg praktis krn yg mau
dilihat itu hasilnya. Anies lebih ke teori, politik, wacana, pemikir,
Pendidikan.
Nesare
*From:* [email protected] <[email protected]>
*Sent:* Wednesday, October 23, 2019 9:55 PM
*To:* GELORA_In <[email protected]>
*Subject:* [GELORA45] Antara Nadiem Makarim dan Anies Baswedan
*Antara Nadiem Makarim dan Anies Baswedan*
Pilihan Nadiem Makarim sebagai Mendikbud tidak disangka merupakan
pilihan yang “tepat” untuk “saat ini”. Selain itu secara tidak
langsung Nadiem mengingatkan akan satu sosok mantan Mendikbud
terdahulu yang sekarang menjadi Gubernur Jakarta. Walaupun memiliki
latar belakang yang mirip, mereka berdua seakan berada berhadapan pada
sisi yang berlawanan 180 derajat. Kenapa begitu? Cekidot.
Kemiripan pertama keduanya adalah dari silsilah keluarga. Nadiem
Makarim lahir pada tanggal 4 April 1984, ayahnya seorang notaris
ternama di Indonesia. Nadiem memiliki darah campuran Arab dari ayahnya
dan darah India dari sang ibu. Kakek Nadiem adalah pejuang perintis
kemerdekaan Indonesia keturunan Arab yang berjasa dalam perundingan
Linggarjati, perundingan Renville, KMB dan salah satu anggota parlemen
pada masa awal berdirinya negara Republik Indonesia.
Bagaimana dengan Anies Baswedan? Anies Baswedan lahir dengan dengan
nama lengkap Anies Rasyid Baswedan pada tanggal 7 Mei 1969 di
Kuningan, Jawa Barat. Ayah dan ibunya berprofesi sebagai dosen. Kakek
Anies Baswedan merupakan salah seorang pejuang pergerakan nasional dan
pernah menjadi Menteri Penerangan pada masa awal kemerdekaan Indonesia.
Kemiripan ke dua adalah sama-sama ditunjuk menjadi Mendikbud. Anies
Baswedan ditunjuk menjadi Mendikbud pada periode pertama pemerintahan
Jokowi sedangkan Nadiem ditunjuk menjadi Mendikbud pada periode ke dua
pemerintahan Jokowi.
Kemiripan ke tiga adalah sama-sama pernah mengeyam pendidikan di luar
negeri. Nadiem menyelesaikan sekolah bisnisnya di Universitas Harvard
yang merupakan salah satu universitas Ivy League sedangkan Anies di
Universitas Maryland. Tentunya pendidikan di luar negeri diharapkan
memberikan wawasan berpikir yang lebih luas dan terbuka, walaupun
ternyata hanya berhasil pada Nadiem dan bukan pada Anies.
Terlepas dari kemiripan itu, mereka sangat berseberangan baik dalam
pikiran maupun perbuatan. Seakan-akan mereka merupakan rivalitas satu
sama lain.. Bagaikan langit dan bumi. Njomplang.
Pola pikir Nadiem dan keluarganya sangat terbuka dan hasil didikan
orang tua Nadiem tampak dalam kehidupan berkeluarga seorang Nadiem.
Istrinya Franka Franklin adalah pebisnis sukses juga yang ternyata
berbeda keyakinan dengan Nadiem. *Mereka memilih menikah di Bali dan
bertahan dalam keyakinan mereka masing-masing. Anak mereka mengikuti
keyakinan ibunya.*
Keluarga pluralis bukan merupakan hal yang mudah untuk dijalankan.
Banyak pasangan dengan keyakinan yang sama jatuh di dalam konflik
berkepanjangan dan bahkan bisa berakhir dengan perpisahan. Pasangan
yang berbeda keyakinan tentunya harus lebih memiliki toleransi yang
luar biasa satu sama lain, keluarga masing-masing yang juga saling
menghormati satu sama lain, serta keikhlasan hati yang tidak terbatas.
Dari sisi ini saja kedewasaan dan kebijaksanaan Nadiem hasil didikan
orang tuanya tampak jelas.
Bagaimana dengan Anies? Apa yang bisa dijelaskan lagi? Pilkada Jakarta
sudah demikian gamblang menjelaskan pola pikir oportunistik yang ada
pada diri Anies. Tindakannya yang tidak berbuat apa-apa saat isu agama
dimainkan untuk memenangkan dirinya seakan-akan merupakan legitimasi
bahwa dia menyetujui semua tindakan sara saat kampanye tersebut.
Bagaimana seorang yang tadinya bicara mengenai tenun kebangsaan lalu
seperti menelan ludahnya kembali. Entahlah apa yang telah merasukinya.
Perbedaan berikutnya adalah etos kerja yang dimiliki keduanya. Nadiem
berusaha langsung bekerja dan belajar untuk menerapkan ilmu yang
didapatkannya secara nyata dengan mendirikan Gojek suatu aplikasi yang
akhirnya menghantarkan Nadiem menjadi salah satu orang terkaya di
Indonesia. Saat ini Gojek merupakan salah satu aplikasi terbesar di
Indonesia. Gojek memberikan lapangan pekerjaan dan penghidupan kepada
semua lapisan masyarakat. *Tanpa harus ditanya agamamu apa, sukumu
apa, kaya atau miskin.***
**
Bagaimana dengan Anies? Serupa cuma dengan arah yang berlawanan.
Prestasi terkenal Anies adalah menjanjikan beasiswa dan pekerjaan bagi
pelaku demonstrasi dan memberikan perawatan gratis kepada korban (atau
tepatnya pelaku?) kerusuhan. Selain itu Anies juga memberikan rejeki
berlimpah kepada TGUPP yang jumlahnya luar biasa banyak, dengan
prestasi yang sangat astral dan tidak kasat mata. Intinya sama-sama
memberikan pekerjaan sih, walaupun hasilnya bertolak belakang dan
gelap seperti Kali Item.
Penulis seakan-akan disadarkan bahwa pemilihan Nadiem adalah yang
pilihan Jokowi yang luar biasa. Mendikbud bertanggung jawab atas
pendidikan seluruh rakyat Indonesia. Seorang Nadiem tentunya sangat
memahami bagaimana pola pikir dan pendidikan yang baik akan
mempengaruhi generasi selanjutnya. Bangsa Indonesia sudah kehilangan
setidaknya dua generasi yang tercemar racun mabok agama. Hanya dengan
mendaur ulang sistim pendidikan maka kelansungan hidup bangsa dan NKRI
dapat dipertahankan. Orang yang menjalani kehidupan pluralis tentunya
akan mengerti kenapa toleransi dan keterbukaan merupakan hal utama
untuk maju.
Anies sendiri yang juga seorang dosen seharusnya paham dunia
pendidikan. Jika nantinya Nadiem dengan latar belakang pebisnis mampu
membawa perubahan pada pendidikan Indonesia, mungkin sudah semestinya
Anies malu pada Nadiem.
Akhir kata, Nadiem merupakan rival seimbang Anies dalam hal
pluralisme. Jokowi seakan-akan ingin menunjukkan banyak hal kepada
Anies, salah satunya adalah “waktumu sudah hampir habis, inilah
antidot kerusakan yang telah kamu buat selama ini, selamat menikmati.”
Salam, Srikandi
https://tekno.kompas.com/read/2019/10/23/09431827/profil-menteri-pendidikan-nadiem-makarim-lulusan-harvard-yang-dirikan-gojek?page=all
https://makassar.tribunnews.com/2018/04/12/foto-ini-ungkap-agama-franka-franklin-istri-bos-gojek-nadiem-makarim-ternyata?page=4
https://www.biografiku.com/biografi-anies-baswedan-profil-dan-biodata-lengkapnya/
Sumber gambar :
https://www.google.com/amp/s/www.finansialku.com/nadiem-makarim-jadi-menteri/amp/
https://www.google.com/amp/s/m.mediaindonesia.com/amp/amp_detail/246660-anies-sering-ke-ln-dprd-pemprov-jalan-secara-autopilot
https://seword.com/umum/antara-nadiem-makarin-dan-anies-baswedan-bEyj6gQeZS