----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: Sunny ambon [email protected] [nasional-list] <[email protected]>Terkirim: Rabu, 30 Oktober 2019 00.39.06 GMT+1Judul: [nasional-list] BanyakProyek Pembangunan Tertunda, Pemprov Kalbar Rugi Besar
https://sp.beritasatu.com/nasional/banyak-proyek-pembangunan-tertunda-pemprov-kalbar-rugi-besar/582479/ BanyakProyek Pembangunan Tertunda, Pemprov Kalbar Rugi Besar SuaraPembaruan Selasa,29 Oktober 2019 - 15:25 Pontianak,Beritasatu.com -Gubernur Kalbar Sutarmidji mengatakan dalam tahun anggaran 2019 inibanyak kegiatan proyek pembangunan yang tertunda karena tidakmengejar waktu dan lambat saat pengerjaan. Akibatnya Pemprov Kalbarmengalami kerugian yang cukup besar, khususnya dalam hal hargabarang. “Untukitu semua perencanaan proyek harus segera ditender dan diselesaikandalam tahun ini, sehingga pada tahun 2020 tinggal melaksanakan tenderfisik dan pelaksanaan pembangunan,” ujar Sutarmidji kepadawartawan, Selasa (29/10/2019). Sutarmidjimengatakan beberapa kegiatan proyek yang tertunda seperti proyekpembangunan gedung Diklat, SMK Sambas , SMA Mempawah, halaman kantorgubernur, pagar kantor gubernur, dan juga halaman rumah jabatangubernur. Diatidak mengetahui secara pasti apa penyebab tender dan pelaksanaanpembangunan lambat. Seperti diketahui ada beberapa kegiatan pekerjaanyang harus ditender ulang bahkan ada yang tender sampai tiga kali. Melihatkondisi seperti ini, Pemprov Kalbar merasa dirugikan karena hargasatuannya sudah naik pada tahun depan atau saat pelaksanaanpembangunan. Misalnya jika kenaikan harga tahun depan mencapai 7%saja, maka proyek pembangunan dengan anggaran Rp 100 miliar,kerugiannya sudah mencapai Rp 7 miliar akibat kenaikan harga barang. Iamenambahkan, kemungkinan besar faktor peenyebab keterlambatan inibiasanya perusahaan hanya ikut tender dan hanya minta uang mundur.Selain itu, juga banyak oknum atau pengusaha yang hanya meminjamperusahaan untuk ikut tender.. Padahalsebenarnya mereka tidak memiliki modal dan keahlian dalam bidangpembangunan. Artinya perusahaan itu hanya ingin mengacau tender danhanya bermaksud meminta uang mundur. Sedangkanpemilik perusahaan yang serius dan memiliki modal dan keahlianmenjadi sulit untuk mengikuti tender, sehingga tender menjadi gagalatau harus diulang.
