https://www.rancah.com/berita/nasional/7351/ahok-sistem-e-budgeting-berjalan-baik-jika-yang-input-data-tak-ada-niat-maling/
Ahok: Sistem e-Budgeting Berjalan Baik Jika
yang Input Data Tak Ada Niat Maling
October 31, 2019
<https://www.rancah.com/wp-content/uploads/2019/10/ia.jpg>Basuki Tjahaja
Purnama alias Ahok (Instagram @basukibtp)
*Rancah.com –* Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)
mengomentari sistem e-budgeting yang dinilai bermasalah oleh Gubernur
Anies Baswedan.
Menurut Ahok, sistem e-budgeting berjalan baik jika tidak ada niat untuk
korupsi.
“Sistem itu berjalan baik jika yang input datanya tidak ada niat mark up
apalagi maling. Untuk mencegah korupsi hanya ada satu kata transparansi
sistem yang ada,” ucap Ahok saat dihubungi, Kamis (31/10/2019).
Diketahui, sistem e-budgeting pertama kali digagas oleh Gubernur DKI
Jakarta Joko Widodo (Jokowi). Saat itu, Ahok menjadi Wakil Gubernur DKI
Jakarta.
Ahok pun menyebut banyak orang saat ini sudah mengerti e-budgeting. Dia
pun tidak mau berkomentar lebih jauh. “Ternyata banyak (yang) sudah
viral, orang-orang yang pintar dan tahu sistem e-budgeting . Kalau aku
sudah lupa mungkin kelamaan belajar ilmu lain di Mako Brimob,” kata Ahok.
Sebelumnya, Anies menilai masalah penganggaran sudah terjadi selama
bertahun-tahun dan pangkalnya adalah di sistem. Dia merasa mendapat
‘warisan’.
“Kan ditemukan juga di era-era sebelumnya. Selalu seperti ini.
Karenanya, menurut saya, saya tidak akan meninggalkan ini ke gubernur
sesudahnya, PR ini. Karena saya menerima warisan nih, sistem ini. Saya
tidak ingin meninggalkan sistem ini untuk gubernur berikutnya,” ucap
Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta,
Rabu (30/10) kemarin.
Dia mengaku telah meneliti anggaran itu satu per satu dengan anak
buahnya. Tapi dia memilih untuk tak memarahi anak buahnya di depan
publik gara-gara usulan anggaran aneh bisa muncul di KUA PPAS.
“Sebenarnya kelihatan keren sih marahin anak buahnya, tapi bukan itu
yang saya cari tapi yang saya cari adalah, ini ada masalahnya ini harus
dikoreksi karena mengandalkan manual,” kata Anies.
Sumber: detik.com