Pengakuannya sih gagah, "inisiator infrastruktur dan koneksi digital di kawasan (samudra) Indo dan Pasifik". Tetapi apa kerjanya di lapangan? Sebagai mandor proyek infrastruktur se-IndoPasifik? Lalu, apa arti semua infrastruktur itu ketika Laut Cina Selatan terus dipenuhi infrastruktur, bahkan pulau-pulau buatan, untuk pangkalan militer? Orang bilang ini antara ngibul dan dungu. Ngibul soal bebas-aktif dan dungu karena asyik jogetan di gendang nekolimla & nekolimba, sementara Indonesia semakin terkepung pangkalan-pangkalan militer asing di LCS, Samudra Indonesia, dan Samudra Pasifik. --- roeslan12@... wrote: Ref. Kan namanya Kabinet Indonesia Maju; Artinya Indonesia harus maju untuk menjadi pionnya AS di kawasan Samudra Indonesia dan Pasifik barat. Von: Tatiana Lukman Dasar antek imperialis!!! On Tuesday, November 5, 2019, 03:39:46 PM GMT+1, ajeg wrote: Sekilas tentang Indo-Pasifik, klik:https://en.wikipedia.org/wiki/Indo-Pacific Lanjut ke bagian strategic / geopolitical context.
On Tuesday, November 5, 2019 8:35 PM ajeg wrote: Tidak perlu mengundang AS untuk bikin pangkalan militer di Indonesia, sebab dengan sepakterjang yang seolah inisiator dari "Indo-Pasifik" Jokowi justru menjadikan dirinya sebagai pion AS di kawasan Samudra Indonesia dan Pasifik barat -- menenggelamkan sosok Gurpreet Khurana sebagai pencetus konsep geopolitik Indo-Pasifik. Untuk urusan pertahanan dan keamanan di kawasan 2 samudera itu sudah terbentuk kerjasama 4 negara (Quad) yang terdiri dari AS-India-Jepang-Australia. Kata 'Indo' di sini bukan diambil dari nama negara Indonesia, melainkan kawasan seantero Samudra Indonesia. https://groups.yahoo.com/neo/groups/GELORA45/conversations/messages/225023 --- ilmesengero@... wrote: Apakah tidak lebih baik sekaligus Jokowi mengundang USA membuat pangkalan militer Indonesia? Kalau dibuat pangkalan berarti infrasttruktur dari berbagai segi lebih mantap, karena keamanan dan kestabilan Jakarta bisa dijamin dengan adanya SEATO model baru! hehehehehehehe https://sp.beritasatu.com/dunia/2020-indonesia-undang-as-hadiri-indopacific-infrastructure-and-connectivity-forum/583545/ 2020, Indonesia Undang AS Hadiri Indo-Pacific Infrastructure and Connectivity Forum Suara Pembaruan Senin, 04 November 2019 – 19:53 Bangkok, Beritasatu.com- Indonesia mengapresiasi dukungan AS terhadap ASEAN Outlook on the Indo-Pacific. Oleh karena itu, Indonesia mengundang Amerika Serikat (AS) untuk hadir dan berpartisipasi aktif pada penyelenggaraan Indo-Pacific Infrastructure and Connectivity Forum tahun 2020.
