*Bagaimana dengan nasib mantan menteri agama bernama Lukman Hakim Saifuddin yang disogok dan diruangan kerja di kementrian agama ditemukan banyak fulus haram? Apakah beliau ini bebas hukuman karena dikebalkan hukum oleh rezim neo-Mojopahit?*
https://sp.beritasatu.com/megapolitan/ricuh-demo-ormas-gmbi-di-kpk/583887/ *Ricuh, Demo Ormas GMBI di KPK* *Suara Pembaruan* <https://sp.beritasatu.com/megapolitan/ricuh-demo-ormas-gmbi-di-kpk/583887/#> Rabu, 06 November 2019 - 16:33 <https://sp.beritasatu.com/megapolitan/ricuh-demo-ormas-gmbi-di-kpk/583887/#> [image: ...]*Demonstrasi ormas GMBI di Komisi Pemberantasan Korupsi, Rabu 6 November 2019.* *Jakarta, Beritasatu.com* - Demonstrasi yang digelar Organisasi Masyarakat Gerakan Bawah Indonesia (GMBI) di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta pada Rabu (6/11/2019) berakhir ricuh. Dalam aksi yang menuntut Lembaga Antikorupsi segera menahan Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman ini, massa aksi merangsek masuk pelataran Gedung KPK hingga terjadi gesekan dengan aparat kepolisian. Massa GMBI memulai demonstrasi sekitar 10.30 WIB. Pada mulanya, aksi berjalan kondusif. Namun, lambat laun atau sejak sekitar pukul 12.00 WIB, tensi demonstrasi mulai memanas. Puncaknya, saat salah seorang orator menuntut bertemu dengan Komisioner KPK. "Kami akan duduki teras KPK. Kami cuma mau bertemu salah satu pimpinan, bukan lima-limanya," teriak orator dari atas mobil komando. Orasi tersebut rupanya menyulut massa aksi yang langsung berusaha merangsek masuk ke dalam gedung KPK. Mereka masuk ke pelataran gedung dengan memanjat pagar lantaran pihak kepolisian sudah berjaga di sekitar pintu masuk utama. Aksi massa yang memanjat pagar pun membuat pihak kepolisian memperketat penjagaan. Polisi anti huru-hara yang menggunakan tameng diterjunkan untuk menghalau massa GMBI. Gesekan pun tak terelakkan. Massa GMBI yang sudah berada di pelataran Gedung KPK terlibat aksi dorong dengan aparat kepolisian. Aksi dorong mendorong ini terjadi hingga sekitar pukul 15.00 WIB. Sementara massa GMBI yang merasa kesal tidak dapat masuk ke pelataran gedung pun membakar kerucut pembatas jalan atau traffic cone. Ketegangan berangsur mereda setelah massa mundur dari pelataran Gedung KPK. Tak ada korban dalam kericuhan ini. Namun, sejumlah pot di sekitar Gedung KPK pecah. Selain itu, lempengan alumunium pada logo huruf KPK yang terpampang di depan Gedung KPK dirusak massa.
