----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: Sunny ambon [email protected] [nasional-list] <[email protected]>Terkirim: Rabu, 6 November 2019 12.25.56 GMT+1Judul: [nasional-list] Ricuh,Demo Ormas GMBI di KPK
Bagaimana dengan nasib mantan menteri agama bernama Lukman Hakim Saifuddin yang disogok dan diruangan kerja di kementrian agama ditemukan banyak fulus haram? Apakah beliau ini bebas hukuman karena dikebalkan hukum oleh rezim neo-Mojopahit? https://sp.beritasatu.com/megapolitan/ricuh-demo-ormas-gmbi-di-kpk/583887/ Ricuh,Demo Ormas GMBI di KPK SuaraPembaruan Rabu,06 November 2019 - 16:33 Demonstrasiormas GMBI di Komisi Pemberantasan Korupsi, Rabu 6 November 2019.. Jakarta,Beritasatu.com -Demonstrasi yang digelar Organisasi Masyarakat Gerakan BawahIndonesia (GMBI) di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),Jakarta pada Rabu (6/11/2019) berakhir ricuh. Dalam aksi yangmenuntut Lembaga Antikorupsi segera menahan Wali Kota TasikmalayaBudi Budiman ini, massa aksi merangsek masuk pelataran Gedung KPKhingga terjadi gesekan dengan aparat kepolisian. MassaGMBI memulai demonstrasi sekitar 10.30 WIB. Pada mulanya, aksiberjalan kondusif. Namun, lambat laun atau sejak sekitar pukul 12.00WIB, tensi demonstrasi mulai memanas. Puncaknya, saat salah seorangorator menuntut bertemu dengan Komisioner KPK. "Kamiakan duduki teras KPK. Kami cuma mau bertemu salah satu pimpinan,bukan lima-limanya," teriak orator dari atas mobil komando. Orasitersebut rupanya menyulut massa aksi yang langsung berusaha merangsekmasuk ke dalam gedung KPK. Mereka masuk ke pelataran gedung denganmemanjat pagar lantaran pihak kepolisian sudah berjaga di sekitarpintu masuk utama. Aksimassa yang memanjat pagar pun membuat pihak kepolisian memperketatpenjagaan. Polisi anti huru-hara yang menggunakan tameng diterjunkanuntuk menghalau massa GMBI. Gesekan pun tak terelakkan. Massa GMBIyang sudah berada di pelataran Gedung KPK terlibat aksi dorong denganaparat kepolisian. Aksi dorong mendorong ini terjadi hingga sekitarpukul 15.00 WIB. Sementaramassa GMBI yang merasa kesal tidak dapat masuk ke pelataran gedungpun membakar kerucut pembatas jalan atau traffic cone. Keteganganberangsur mereda setelah massa mundur dari pelataran Gedung KPK. Takada korban dalam kericuhan ini. Namun, sejumlah pot di sekitar GedungKPK pecah. Selain itu, lempengan alumunium pada logo huruf KPK yangterpampang di depan Gedung KPK dirusak massa.
