https://www.jawapos.com/nasional/25/10/2019/pr-menhan-prabowo-subianto-tuntaskan-kebutuhan-alutsista/
*PR Menhan Prabowo Subianto Tuntaskan Kebutuhan Alutsista*

NASIONAL <https://www.jawapos.com/nasional/>

25 Oktober 2019, 09:15:26 WIB


*JawaPos.com* – Serah terima jabatan menteri pertahanan dari Ryamizard
Ryacudu kepada Prabowo Subianto dilakukan kemarin atau sehari setelah
pelantikan Kabinet Indonesia Maju. Diawali upacara jajar kehormatan, agenda
berlanjut dengan penandatanganan memorandum pelaksanaan tugas.

Prabowo menegaskan, dirinya akan berusaha dengan sebaik-baiknya melanjutkan
pekerjaan yang sudah dilakukan Ryamizard. Dia mengakui bahwa menduduki
posisi Menhan bukan perkara mudah. ”Tugas yang diberikan presiden kepada
saya adalah untuk ikut membantu, memperkuat TNI, supaya kita bisa menjaga
kedaulatan dan keutuhan NKRI,” ungkapnya kemarin (24/10).

Mantan Danjen Kopassus dan panglima Kostrad itu mengaku memerlukan waktu
untuk mempelajari seluruh tugas Menhan. ”Jadi, saya mau terus terang saja.
Saya mau pelajari semua masalah,” katanya. Persoalan yang dimaksud Prabowo
tidak lain berkenaan dengan program dan rencana kerja Kementerian
Pertahanan.

Lantaran bersinggungan langsung dengan Mabes TNI serta tiga matra TNI,
Prabowo menyebut dirinya juga akan mengajak bicara panglima TNI dan semua
kepala staf angkatan. Baik terkait dengan alat utama sistem persenjataan
(alutsista) TNI maupun kesejahteraan prajurit TNI. ”Saya akan pelajari mana
yang perlu diperbaiki, yang dilanjutkan. Yang baik kami lanjutkan, yang
belum disetujui nanti kami cari persetujuan,” papar ketua umum Partai
Gerindra tersebut.

Di masa kepemimpinan Ryamizard, Kementerian Pertahanan sudah menuntaskan
63,45 persen dari total keseluruhan minimum essential force (MEF) institusi
militer tanah air. Angka itu diperoleh setelah Ryamizard berhasil
mendatangkan helikopter antikapal selam, pesawat tempur, kapal cepat rudal,
serta kapal selam yang dibangun bersama Korea Selatan. Nah, Prabowo
diharapkan bisa melanjutkan hingga tuntas 100 persen.

Kepada Prabowo, Ryamizard menitipkan sejumlah pesan. Di antaranya terkait
ancaman perang terbuka yang masuk kategori tidak nyata. Juga ancama lain
seperti narkotika, pencurian sumber daya alam, serta terorisme. ”Itu harus
jadi perhatian,” katanya. Selain itu, dia meminta 3 persen anggota TNI yang
diduga terpapar paham radikal diatasi Prabowo.

Sertijab kemarin dihadiri, antara lain, Menko Polhukam Mahfud MD, Panglima
TNI Marsekal Hadi Tjahjono, dan tiga kepala staf. Tampak juga adik Prabowo,
Hashim Djojohadikusumo, serta anggota DPR dari Gerindra seperti Ahmad
Muzani dan Sufmi Dasco Ahmad.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : syn/c17/fal

   -

Kirim email ke