Studi banding, apa dgn jalan2 ke negara2 lain dgn gratis? Tidak perlu, menggunakan lambang2 Sila2an asal negara bisa makmur dan maju. Lambang2 seperti Pancasila tidak bisa memajukan kemakmuran negara. Buktinya banyak negara tanpa Sila2 an bisa lebih maju.
---In [email protected], <ilmesengero@...> wrote : Studi bandingnya dengan negara mana saja? Ini beberapa contoh. Kalau di Cuba semua penghui mendapat pelayanan perwatan kesehatan gratis. Sama halnya di Korea Utara. Polandia juga gratis . Kalau di Swedia, mengunjungi dokter bayar kurang lebih dua dolar US, kalau masuk rumah sakit sakit hanya bayar tempat tidur, juga harganya kurang lebih 2 dolar, obat , selama di rumah sakit, operasi semuanya gratis. Yang mahal di Swdeia ialah kesehatan gigi, harus bayar sendiri, terkecuali untuk anak-anak berumur di bawah 18 tahun. Di Swedia, ibu hamil diberikan cuti 9 bulan dengba pembayaran penuh gaji yang biasa diperoleh dari tempat kerja. Panggil ambulans tidak ditanya punya uang berapa untuk dibayar harga sopir dan bensin etc. jadi gratis. Mengapa negara-negera ini bisa melakukan pelayan murah atau gratis kepada penduduknya dibandingkan negara bukan kafir seperti NKRI yang juga ber Pancasila?
