Oh si Rocky bisa salah sangka juga nih.
Rocky Gerung: Saya Terkejut Pak Luhut Kembali Masuk Kabinet
November 6, 2019
“Sebenarnya saya terkejut, karena saya duga dulu Pak Luhut tidak akan
lagi ada di dalam kabinet,” kata Rocky Gerung.
LIPUTANRAKYAT.COM | Jakarta – Pengamat politik Rocky Gerung mengaku
terkejut setelah mengetahui Luhut Binsar Pandjaitan (LBP) kembali
didapuk menjadi menteri pemerintahan Presiden Jokowi periode 2019-2024.
Seperti diketahui, Presiden Jokowi memilih Luhut menjadi Menteri
Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Kabinet Indonesia Maju.
Rocky Gerung sempat menduga nama Luhut tidak masuk susunan kabinet
lantaran dinilai sebagai menteri bermasalah.
Hal itu disampaikan Rocky dalam video yang dibagikan kanal YouTube
Rocky Gerung Official, Selasa (5/11/2019).
“Sebenarnya saya terkejut, karena saya duga dulu Pak Luhut tidak akan
lagi ada di dalam kabinet. Karena dulu disebut LBP menteri segala
masalah dan Orang melihat sebenarnya dia sebagai menteri yang
menghasilkan banyak masalah,” ucap Rocky.
Berdasarkan asumsi tersebut, Rocky pun penasaran dengan alasan Presiden
Jokowi kembali mendapuk LBP.
“Atas kalkulasi itu saya anggap enggak, tiba-tiba lagi-lagi ada di
situ. Sekarang kita mau membaca apa yang menyebabkan Jokowi pada
akhirnya harus mengundang Pak Luhut kembali dalam kabinet,” imbuhnya.
Ia kemudian menyoroti posisi Luhut di kabinet sekarang, yang disebutkan
terpilih bukan karena keahliannya.
“Tentu kesan pertama publik adalah bahwa tidak orang lain yang bisa
menggantikan fungsi LBP di dalam urusan politik non kabinet, jadi
kasak-kusuk politiknya itu keahlian Luhut,” ujar Rocky Gerung.
Karena hal itu, Rocky melayangkan satire. Ia menyebut semestinya Luhut
disebut sebagai Menteri Maritim dan Intervensi.
“Nah yang menjadi pertanyaan, kenapa dia diangkat jadi Menko Maritim
jucto Menteri Investasi itu nama Kabinet itu jangan Investasi tapi
Menko Maritim dan Intervensi karena Pak Luhut jago dalam mengintervensi
seluruh kebijakan menteri kan?,” celoteh Rocky.
Kendati begitu, pria 60 tahun tersebut mengakui Luhut Binsar Pandjaitan
sebagai sosok yang ahli berpolitik sehingga ia pantas kembali mendapat
kepercayaan dari Presiden Jokowi.
“Tapi faktanya LBP orang kuat di dalam urusan politicking lebih dalam
bidang itu, kalau bidang lain ya teknokratik ya Menko serahkan pada
Departemen teknis. Kebutuhan untuk memelihara isu politik dalam upaya
untuk menjamikan investasi itu yang menyebabkan Luhut diundang masuk,”
ungkap Rocky.
Terlebih menurut Rocky Gerung, antara Luhut dan Presiden Jokowi
memiliki ikatan kuat baik di dalam maupun di luar politik. Oleh sebab
itu, posisinya tidak bisa digantikan oleh orang lain.
“Jadi keahlian itu tidak mungkin digantikan oleh sebut saja BG atau
siapa saja yang memang kimia batin dengan Jokowi kurang kental.
“Luhut kan kimia batinnya kental karena sama-sama punya usaha yang
sama, sudah saling kenal, dan sama-sama tahu tentang sebut saja
underline politics yang bekerja melampaui teknorat,” pungkas Rocky.
Dikutip : Suara.com