Ada ungkapan: "Does not need to be a rocket scientist to understand......." 

 "Tidak perlu sebagai ahli roket utk mengerti supaya bisa bersaingan utk 
mendapatkan investor2 asing datang ke suatu negara termasuk Indonesia, antara 
lain:
 

 *harus mempunyai SDM yg berkualitas dan mempunyai work ethic yg tinggi.
 

 *kondisi yg bisa menguntungkan utk para investor dimana syarat2 labor laws dan 
environment laws nya jangan ketat dan bisa menyaingi laws ini dari negara lain. 
Tax holiday yg baik dan lama utk para investor
 

 *infrastruktur yg baik. Jokowi sudah baik dgn membangun infrastrukturnya.
 

 Jokowi, hayo, maju terus dgn rencananya utk membuat suasana investment lebih 
kondusif, yg lebih gampang dan bisa cepat dilakukan. Yg lebih susah adalah utk 
mengubah SDM menjadi SDM yg berkualitas dan mempunyai work ethic yg tinggi, yg 
akan memakan waktu lama. Kalau tidak tidak ada investor yg mau datang ke 
Indonesia.
 
 


 

---In [email protected], <jetaimemucho1@...> wrote :

 
 Hanya orang "buta-tuli" yang masih terus mendukung sang Raja!!
 


 On Tuesday, November 12, 2019, 03:01:43 PM GMT+1, ajeg ajegilelu@... 
[GELORA45] <[email protected]> wrote: 
 

 

   
 Sejak 2015 banyak peraturan diobrak-abrik demi menarik PMA. Sialnya, investor 
asing lebih suka menanam modalnya di negara tetangga. Tambah sial lagi PMA yang 
sudah puluhan tahun di Indonesia pun rame-rame hengkang sepanjang Jokowi 
berkuasa. Lalu, periode II masih terus cari kambing hitam di luar dirinya?
 

 Hehe, pantes akhirnya dana masyarakat juga yang disedot untuk proyek-proyek 
infrastruktur. Lha investor infrastrukturnya tak kunjung datang!
 

 Sialan.
 

 -
 

 Jokowi Mau Hapus IMB dan AMDAL? 
 Sofyan mengatakan ide menghapus izin mendirikan bangunan (IMB) dan Analisis 
Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) muncul demi menyederhanakan proses 
administrasi atau birokrasi yang selama ini dianggap menghambat investasi.
 
 https://m.detik.com/finance/properti/d-4780837/jokowi-mau-hapus-imb-dan-amdal 
https://m.detik.com/finance/properti/d-4780837/jokowi-mau-hapus-imb-dan-amdal
 

 

 




 


 






Kirim email ke