https://cnnindonesia.com/nasional/20191114174038-12-448410/kerap-temui-napi-istri-pelaku-bom-medan-rencana-aksi-di-bali


 Kerap Temui Napi, Istri Pelaku Bom Medan Rencana Aksi


 di Bali

CNN Indonesia | Kamis, 14/11/2019 18:10 WIB
Bagikan : <https://cnnindonesia.com/nasional/20191114174038-12-448410/kerap-temui-napi-istri-pelaku-bom-medan-rencana-aksi-di-bali#> <https://cnnindonesia.com/nasional/20191114174038-12-448410/kerap-temui-napi-istri-pelaku-bom-medan-rencana-aksi-di-bali#> Kerap Temui Napi, Istri Pelaku Bom Medan Rencana Aksi di Bali Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono) Jakarta, CNN Indonesia -- Kepolisian RI (*Polri <https://www.cnnindonesia.com/tag/polri>*) menyatakan istri pelaku *bom bunuh diri Mapolrestabes Medan* <https://www.cnnindonesia.com/tag/bom-di-mapolrestabes-medan>diketahui sering menemui napi teroris di Lapas *Medan <https://www.cnnindonesia.com/tag/bom-medan>*, dan sempat berkomunikasi soal rencana lakukan teror di Bali.

RMN yang menjadi pelaku *bom Medan <https://cnnindonesia.com/tag/bom-medan>*, kata Dedi, diduga terpapar paham radikalisme dari istrinya yang berinisial DA. DA sendiri telah diamankan tim Densus 88 Antiteror Polri.

Dedi menerangkan dari hasil penelusuran tim Densus 88 Antiteror Polri dan Direktorat Siber Bareskrim Polri, DA juga terbilang cukup aktif di media sosial.


Selain itu, DA disebut juga berkomunikasi dengan seseorang berinisial I lewat Facebook. I sendiri saat ini diketahui tengah mendekam di Lapas Kelas 2 Wanita di Medan.

"Dan di dalam jejaring komunikasi media sosialnya mereka merencanakan aksi terorisme di bali. Itu lagi didalami dan dikembangkan," kata Dedi di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Kamis (14/11).


         Lihat juga:

Pemotor Diduga Depresi Terobos Mako Brimob Bali <https://www.cnnindonesia.com/nasional/20191114172642-12-448400/pemotor-diduga-depresi-terobos-mako-brimob-bali/>

Diketahui RMN melakukan aksi bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan pada Rabu pagi dengan berpura-pura menjadi salah satu pemohon Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).

Dedi mengatakan kepolisian masih mendalami apakah RMN dalam melakukan serangannya itu terkait dengan jaringan tertentu atau sendirian alias /lonewolf/. Selain itu, juga dicari tahu mengenai istrinya apakah terkait pula dengan jaringan tertentu.

Istri RMN Kerap Temui Napi Teroris dan Rencana Teror BaliGaris polisi melintang di Tempat Kejadian Perkara (TKP) aksi bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, Sumut, Rabu (13/11)(ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi)

Dikonfirmasi terpisah, Kalapas Kelas IIA Tanjung Gusta Medan, Surta Duma Sihombing membenarkan ada napi teroris yang menghuni lapas tersebut yakni berinisial IPS alias I alias TS alias SBS (38).

"Memang ada orangnya. Tapi kami nggak boleh ngomong atau infokan apapun juga. Harus Densus," kata Surta, Kamis (14/11).

Oleh karena itu Surta enggan mengeluarkan pernyataan lebih banyak terkait komunikasi IPS dengan DA. Ia menegaskan itu menjadi kewenangan Densus 88 dan Mabes Polri.

"Saya enggak tahu apa-apa. Tanya langsung Densus 88," ujarnya.


         Lihat juga:

Polisi Sita Peluru Kaliber 22 di Motor Pelaku Bom Medan <https://www.cnnindonesia.com/nasional/20191114134743-12-448296/polisi-sita-peluru-kaliber-22-di-motor-pelaku-bom-medan/>



Saat dikonfirmasi, Surta mengatakan IPS masih berada di Lapas Kelas IIA Tanjung Gusta. Belum ada petugas Densus 88 Antiteror yang menjemput atau memeriksanya insiden bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, Rabu (13/11).

IPS mendekam di lapas itu seetlah divonis pidana terkait rencana bom bunuh diri di Istana Negara pada 2016. Dia bahkan disebut sudah disiapkan sebagai calon eksekutor atau 'pengantin' dalam rencana bom bunuh diri di Bali.

Majelis hakim di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur pada 2017 menghukum IPS dengan pidana penjara selama 4 tahun dan denda Rp 50 juta subsider 2 bulan kurungan. IPS lalu dipindahkan dari Rutan Mako Brimob, Depok beberapa tahun lalu.


         Lihat juga:

Polisi Duga Pengebom Medan Terpapar Radikalisme dari Istri <https://www.cnnindonesia.com/nasional/20191114111858-20-448239/polisi-duga-pengebom-medan-terpapar-radikalisme-dari-istri/>

*(dis,fnr/kid)*


FOKUS



<https://cnnindonesia.com/nasional/fokus/ledakan-di-mapolrestabes-medan-4419/all> Home Ayo News Ayo Komunitas Ayo Persib Ayo Netizen Ayo Olahraga Ayo Sehat Ayo Wisata Foto Video Index Kamis, 14 November 2019 Home News Nasional Istri Pelaku Bom Medan Rencanakan Aksi Teror di Bali Kamis, 14 November 2019 Dadi Haryadi Ilustrasi teroris. (istimewa) JAKARTA, AYOABANDUNG.COM -- Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Polisi Dedi Prasetyo mengatakan bahwa DA, istri RMN, pelaku bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, diduga merencanakan aksi terorisme di Bali. Hal itu direncanakan DA bersama rekannya seorang napi teroris berinisial I yang kini sedang dipenjara di Lapas Kelas II Medan. Keduanya berkomunikasi melalui media sosial. DA diduga terpapar radikalisme karena pengaruh I. ​​​​​ "Di dalam jejaring komunikasi media sosial, mereka merencanakan aksi terorisme di Bali. Itu (rencana teror) lagi didalami dan dikembangkan (kasusnya)," kata Brigjen Dedi di Jakarta, Kamis (14/11/2019). DA diduga lebih dahulu terpapar paham radikalisme daripada suaminya. "DA diduga terpapar lebih dahulu dibandingkan pelaku," katanya. AYO BACA : Mengulas Rentetan Aksi Bom Bunuh Diri Mematikan di Dunia Hal itu diketahui dari hasil pemeriksaan Densus 88 Antiteror setelah mengamankan DA setelah peristiwa bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, Rabu (13/11/2019). Pelaku bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, Sumut, diketahui berinisial RMN (24 tahun), lahir di Medan dan statusnya pelajar atau mahasiswa. RMN beralamat di Kelurahan Sei Putih Barat, Medan Petisah, Kota Medan. AYO BACA : Polisi Bawa 4 Orang dari Rumah Pelaku Bom Medan Pelaku awalnya masuk melalui pintu depan Mapolrestabes Medan, kemudian berjalan menuju Kantor Bagian Operasi Polrestabes Medan. Sesaat kemudian, pelaku meledakkan diri. RMN pun langsung tewas di lokasi kejadian. Ada enam orang menjadi korban luka dalam peristiwa ledakan bom bunuh diri ini, yakni empat polisi, seorang pekerja harian lepas, dan seorang warga sipil. Dalam melakukan aksinya, RMN melilitkan bom di pinggangnya. Sejumlah barang bukti yang ditemukan tim Densus 88 di lokasi kejadian, di antaranya baterai 9 volt, plat besi, paku berbagai ukuran, potongan kabel dan tombol switch on off. AYO BACA : Pelaku Bom Medan Pakai Jaket Ojol untuk Menyamar Tag Terkait Bom Medan Source: Antara Editor: Dadi Haryadi Ayo Bagikan!

---------
Artikel ini sudah Terbit di AyoBandung.com, dengan Judul Istri Pelaku Bom Medan Rencanakan Aksi Teror di Bali, pada URL https://www.ayobandung.com/read/2019/11/14/70283/istri-pelaku-bom-medan-rencanakan-aksi-teror-di-bali

Penulis: Dadi Haryadi
Editor : Dadi Haryadi
Istri Pelaku Bom Medan Rencanakan Aksi Teror di Bali Kamis, 14 November 2019 Dadi Haryadi Ilustrasi teroris. (istimewa) JAKARTA, AYOABANDUNG.COM -- Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Polisi Dedi Prasetyo mengatakan bahwa DA, istri RMN, pelaku bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, diduga merencanakan aksi terorisme di Bali. Hal itu direncanakan DA bersama rekannya seorang napi teroris berinisial I yang kini sedang dipenjara di Lapas Kelas II Medan. Keduanya berkomunikasi melalui media sosial. DA diduga terpapar radikalisme karena pengaruh I. ​​​​​ "Di dalam jejaring komunikasi media sosial, mereka merencanakan aksi terorisme di Bali. Itu (rencana teror) lagi didalami dan dikembangkan (kasusnya)," kata Brigjen Dedi di Jakarta, Kamis (14/11/2019). DA diduga lebih dahulu terpapar paham radikalisme daripada suaminya. "DA diduga terpapar lebih dahulu dibandingkan pelaku," katanya. AYO BACA : Mengulas Rentetan Aksi Bom Bunuh Diri Mematikan di Dunia Hal itu diketahui dari hasil pemeriksaan Densus 88 Antiteror setelah mengamankan DA setelah peristiwa bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, Rabu (13/11/2019). Pelaku bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, Sumut, diketahui berinisial RMN (24 tahun), lahir di Medan dan statusnya pelajar atau mahasiswa. RMN beralamat di Kelurahan Sei Putih Barat, Medan Petisah, Kota Medan. AYO BACA : Polisi Bawa 4 Orang dari Rumah Pelaku Bom Medan Pelaku awalnya masuk melalui pintu depan Mapolrestabes Medan, kemudian berjalan menuju Kantor Bagian Operasi Polrestabes Medan. Sesaat kemudian, pelaku meledakkan diri. RMN pun langsung tewas di lokasi kejadian. Ada enam orang menjadi korban luka dalam peristiwa ledakan bom bunuh diri ini, yakni empat polisi, seorang pekerja harian lepas, dan seorang warga sipil. Dalam melakukan aksinya, RMN melilitkan bom di pinggangnya. Sejumlah barang bukti yang ditemukan tim Densus 88 di lokasi kejadian, di antaranya baterai 9 volt, plat besi, paku berbagai ukuran, potongan kabel dan tombol switch on off. AYO BACA : Pelaku Bom Medan Pakai Jaket Ojol untuk Menyamar Tag Terkait Bom Medan Source: Antara Editor: Dadi Haryadi Ayo Bagikan!

---------
Artikel ini sudah Terbit di AyoBandung.com, dengan Judul Istri Pelaku Bom Medan Rencanakan Aksi Teror di Bali, pada URL https://www.ayobandung.com/read/2019/11/14/70283/istri-pelaku-bom-medan-rencanakan-aksi-teror-di-bali

Penulis: Dadi Haryadi
Editor : Dadi Haryadi
Istri Pelaku Bom Medan Rencanakan Aksi Teror di Bali Kamis, 14 November 2019 Dadi Haryadi Ilustrasi teroris. (istimewa) JAKARTA, AYOABANDUNG.COM -- Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Polisi Dedi Prasetyo mengatakan bahwa DA, istri RMN, pelaku bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, diduga merencanakan aksi terorisme di Bali. Hal itu direncanakan DA bersama rekannya seorang napi teroris berinisial I yang kini sedang dipenjara di Lapas Kelas II Medan. Keduanya berkomunikasi melalui media sosial. DA diduga terpapar radikalisme karena pengaruh I. ​​​​​ "Di dalam jejaring komunikasi media sosial, mereka merencanakan aksi terorisme di Bali. Itu (rencana teror) lagi didalami dan dikembangkan (kasusnya)," kata Brigjen Dedi di Jakarta, Kamis (14/11/2019). DA diduga lebih dahulu terpapar paham radikalisme daripada suaminya. "DA diduga terpapar lebih dahulu dibandingkan pelaku," katanya. AYO BACA : Mengulas Rentetan Aksi Bom Bunuh Diri Mematikan di Dunia Hal itu diketahui dari hasil pemeriksaan Densus 88 Antiteror setelah mengamankan DA setelah peristiwa bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, Rabu (13/11/2019). Pelaku bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, Sumut, diketahui berinisial RMN (24 tahun), lahir di Medan dan statusnya pelajar atau mahasiswa. RMN beralamat di Kelurahan Sei Putih Barat, Medan Petisah, Kota Medan. AYO BACA : Polisi Bawa 4 Orang dari Rumah Pelaku Bom Medan Pelaku awalnya masuk melalui pintu depan Mapolrestabes Medan, kemudian berjalan menuju Kantor Bagian Operasi Polrestabes Medan. Sesaat kemudian, pelaku meledakkan diri. RMN pun langsung tewas di lokasi kejadian. Ada enam orang menjadi korban luka dalam peristiwa ledakan bom bunuh diri ini, yakni empat polisi, seorang pekerja harian lepas, dan seorang warga sipil. Dalam melakukan aksinya, RMN melilitkan bom di pinggangnya. Sejumlah barang bukti yang ditemukan tim Densus 88 di lokasi kejadian, di antaranya baterai 9 volt, plat besi, paku berbagai ukuran, potongan kabel dan tombol switch on off. AYO BACA : Pelaku Bom Medan Pakai Jaket Ojol untuk Menyamar Tag Terkait Bom Medan Source: Antara Editor: Dadi Haryadi Ayo Bagikan!

---------
Artikel ini sudah Terbit di AyoBandung.com, dengan Judul Istri Pelaku Bom Medan Rencanakan Aksi Teror di Bali, pada URL https://www.ayobandung.com/read/2019/11/14/70283/istri-pelaku-bom-medan-rencanakan-aksi-teror-di-bali

Penulis: Dadi Haryadi
Editor : Dadi Haryadi

Kirim email ke