Salam agama sebetulnya untuk apa, cukup pakai Selamat Pagi-Siang-Malam. sudah 
cukup. 

---In [email protected], <marthajan04@...> wrote :

Mangkanya bangsa ini ga maju2. Ngucapin salam saja jadi masalah nasional  
ber-bulan2. Gimana mau mandang positif. Ajarannya apa ulamanya? 


Sent from my Verizon, Samsung Galaxy smartphone
-------- Original message --------From: "Sunny ambon ilmesengero@... 
[GELORA45]" <[email protected]>Date: 11/14/19 8:13 AM 
(GMT-08:00)To:Subject: [GELORA45] MPUAceh Akan Keluarkan Fatwa Soal Salam 
Lintas Agama






https://www.hidayatullah.com/berita/nasional/read/2019/11/14/173518/mpu-aceh-akan-keluarkan-fatwa-soal-salam-lintas-agama.html




MPU Aceh Akan Keluarkan Fatwa Soal Salam Lintas Agama

Kamis, 14 November 2019 - 14:44 WIB

"Kalau Jawa Timur sifatnya imbauan, kita akan mengkaji sisi fatwa. Bukan 
imbauan"









Hidayatullah.com– Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh akan menerbitkan 
fatwa terkait salam lintas agama pada akhir November 2019.

Kata Wakil Ketua MPU Aceh, Tgk Faisal Ali, pembahasan mengenai persoalan salam 
lintas agama di MPU Aceh sudah dilakukan sebelum MUI Jawa Timur mengeluarkan 
imbauan untuk Muslim agar tidak mengucapkan salam lintas agama.

MPU katanya juga telah membentuk tim, lalu mengundang pakar dan ahli 
masing-masing agama yang nantinya menyampaikan materi atas permasalahan salam 
lintas agama.

“Kita mengundang para pakar dalam soal ini, terutama karena ini menyangkut 
orang hukum, maka akan kita tanya sama mereka, kepada ahli masing-masing agama 
itu, bagaimana makna dari salam menurut agama mereka,” ujarnya, Kamis 
(14/11/2019) kutip INI-Net di Aceh.


Baca: MUI Riau Juga Imbau Muslim Tidak Ucapkan Salam Agama Lain


| 
| 
| 
|  |  |

 |

 |
| 
|  | 
TITLE

DESC
 |

 |

 |




MPU Aceh akan mengkaji bagaimana hukumnya orang Islam mengucapkan salam dengan 
model agama lain.

“Untuk umat Islam cukup mengucapkan kalimat, “Assalaamu’alaikum. Wr. Wb.” 
Dengan demikian bagi umat Islam akan dapat terhindar dari perbuatan syubhat 
yang dapat merusak kemurnian dari agama yang dianutnya,” serunya di Surabaya, 
Jatim, Sabtu (09/11/2019).

MUI Jatim menjelaskan, agama adalah sistem keyakinan yang di dalamnya 
mengandung ajaran yang berkaitan dengan masalah aqidah dan sistem peribadatan 
yang bersifat eksklusif bagi pemeluknya, sehingga meniscayakan adanya 
perbedaan-perebedaan antara agama satu dengan agama yang lain.*

Rep: Admin Hidcom

Editor: Muhammad Abdus Syakur

Berita ini juga dapat dibaca me










Kirim email ke