----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: Burhan A <[email protected]>Kepada: [email protected] <[email protected]>Terkirim: Sabtu, 16 November 2019 08.04.45 GMT+1Judul: menuju negara maju Mungkinkah Indonesia Mencapai Target Menjadi Negara Maju Tahun 2045 ?
Dalam pidato pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih 2019-2024 tanggal 20 Oktober 2019 pada sidang Paripurna MPR RI, presiden Ir. Joko Widodo menyampaikan cita-cita kita bersama sebagai berikut : Insya Allah Indonesia telah menjadi negara maju dengan pendapatan Rp 320 juta (US $22,500, menurut kurs saat ini-penulis) per kapita per tahun. Produk Domestik Bruto Indonesia mencapai 7 triliun dollar AS dan Indonesia sudah masuk 5 besar ekonomi dunia dengan kemiskinan mendekati nol persen. "Itulah target kita bersama. Kita harus menuju ke sana", kata Presiden. Ia juga menyampaikan cara mencapai cita-cita bersama itu :pembangunan SDM; pembangunan infrastruktur ; penyederhanaan regulasi; penyederhanaan birokrasi ; transformasi ekonomi. Menurut pengalaman banyak negara maju, perubahan menjadi negara maju dari posisi sebagai negara berkembang ditentukan olehtransformasi ekonomi nasional ke industri manufaktur dan jasa berteknologi tinggi.Dan untuk Indonesia, Presiden Jokowi menyebutnya sebagai "bertransformasi dari ketergantungan pada sumber daya alam menjadi daya saing manufaktur dan jasa modern yang mempunyai nilai tambah tinggi". Sedangkan pembangunan SDM, infrastruktur, penyederhanaan regulasi dan birokrasi merupakan cara agar selangkah demi selangkah terjadi transformasi ekonomi nasional tersebut. Penetapan cita-cita yang hendak dicapai tahun 2045 dengan PDB US $ 7 triliun dan pendapatan perkapita US $ 22,500 pertahun itu terlalu tinggi dan kemungkinan besar sulit dicapai mengingat pertumbuhan ekonomi Indonesia dan dunia tidaklah selalu naik, melainkan melalui jalan zig-zag naik-turun-naik lagi. Menurut data IMF, selama 10 tahun (2008-2018) GNP Indonesia meningkat 80% (dari 559 menjadi 1,005 milyar US$). Tetapi selama 10 tahun tersebut, GNP Turki merosot 7% (dari 765 menjadi 714 milyar US$). Dua hal yang sangat menentukan pendekatan Indonesia kepada cita-citanya menjadi negara maju diulang tahun ke-100 Proklamasi Kemerdekaan adalah: 1. Apakah pemerintah pengganti pemerintah Jokowi selanjutnya akan meneruskan kebijakan"bertransformasi dari ketergantungan pada sumber daya alam menjadi daya saing manufaktur dan jasa modern yang mempunyai nilai tambah tinggi"? Kebijakan politik ekonomi inilah yang paling menentukan ! Kebijakan ini hendaknya dapat dikokohkan oleh MPR menjadi GBHN Indonesia jangka panjang. 2. Apakah pertumbuhan ekonomi dunia lebih membaik ditahun-tahun mendatang ? Perlambatan pertumbuhan ekonomi dunia bukanlah merupakan fakor yang menentukan. Meskipun tahun sejak 2008 terjadi perlambatan pertumbuhan ekonomi dunia akibat krisis keuangan AS, tetapi bila kebijakan ekonomi nasional tepat, pertumbuhan ekonomi suatu negeri akan tetap maju pesat. Selama 10 tahun (2008-2018) GNP Tiongkok naik 192 % (dari 4,604 menjadi 13,457 milyar US$) dan India naik 120 % (dari 1,224 menjadi 2,690). Jakarta, 16 November 2019 Burhan Azis -- You received this message because you are subscribed to the Google Groups "forumdiskusi" group. To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email to [email protected]. To view this discussion on the web visit https://groups.google.com/d/msgid/diskusiforum/VE1PR08MB4798F932511287F1C4E0CD0DAD730%40VE1PR08MB4798.eurprd08.prod.outlook.com.
