Bedjo Untung8 jam · MAKAM ASMU KETUA DPP-BTI DITEMUKAN Cilacap (10/11/2019 YPKP65) Di Pemakaman Umum Desa KuncI Kecamatan Sidareja Kabupaten Cilacap Provinsi Jawa Tengah di situlah terdapat sebuah penanda nisan tertulis SANA. Meskipun tertulis satu nama Sana namun di dalamnya terdapat kerangka dua orang lainnya yaitu Pak Asmu Ketua DPP-BTI dan Pak Letnan Muhammad Chaeri (Pak Heri) Komandan PODM (sekarang KORAMIL) Sidareja.
Tiga kerangka jenasah yang terdapat di TPU KuncI, Sidareja, Cilacap ini adalah pindahan dari makam di sebuah tepi jalan di daerah perbatasan Majenang di mana ketiga korban ini dieksekusi oleh aparat militer dan kelompok sipil bersenjata. Masyarakat sekitar di pinggir jalan Majenang menghormati keberadaan makam yang diyakini terdapat orang-orang yang terhormat di dalamnya yaitu Pak Sana Kepala Desa Kunci, Sidareja, Pak Asmu Ketua DPP-BTI dan Pak Chaeri Komandan PODM. Penuturan Saksi (Nama ada di Dok. YPKP65) sebelum eksekusi berlangsung ia sempat bertemu dengan ketiga orang tersebut yang salah satunya adalah Pak Asmu yang datang ke Sidareja dalam upaya penyelamatan diri dari pengejaran militer. Sebetulnya, Pak Asmu telah memutuskan akan kembali lagi ke Jakarta karena ternyata situasi di daerah lebih tidak aman, banyak operasi pembunuhan, penculikan dan banyak rumah orang-orang PKI dibakar. Namun di dalam perjalanan di perbatasan Majenang sebelum kembali ke Jakarta Pak Asmu bersama dua orang lainnya telah dieksekusi. Ini terjadi pada minggu pertama bulan November 1965. Siapa yang tidak mengenal Asmu yang nama lengkapnya adalah Asmoe Tjiptodarsono. Ia memimpin Organisasi Tani terbesar di Indonesia dengan jumlah anggota 8.500.000 pada 1965. Pak Asmu juga mempopulerkan tradisi Turba (Turun ke Bawah) dan mempraktekkan Tiga Sama: Makan, Tidur dan Bekerja bersama dengan kaum Tani. Menyadari bahwa kebanyakan anggota BTI masih buta huruf, Pak Asmu dengan BTI nya memelopori Gerakan Pemberantasan Buta Huruf, Ia mengisi kolom tetap di Harian Rakyat dengan rubrik Asmu Menjawab, berisikan jawaban Asmu tentang persoalan Agraria, konflik Agraria dalam pelaksanaan Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) dan Undang-Undang Perjanjian Bagi Hasil (UUPBH). Asmu dilahirkan di desa di wilayah Baturaden Purwokerto Jawa Tengah. Pak Asmu dalam cuplikan pemaparannya mengatakan, " Rakyat buta huruf akan belajar membaca. Mereka yang merasa dirinya rendah akan diangkat dari lumpur yang merendahkan ke dalam pengakuan bahwa Kaum Buruh adalah mulia dan bahwa Rakyat Pekerja termasuk Kaum Tani adalah pencipta dunia ini". | | | | Log in to Facebook | Facebook Log in to Facebook to start sharing and connecting with your friends, family and people you know. | | |
