Deputi Kementerian BUMN Dipangkas Jadi Tiga
Selasa , 19 November 2019 | 10:00
Deputi Kementerian BUMN Dipangkas Jadi Tiga
Sumber Foto : Istimewa
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir
POPULER
OJK Dicecar Soal Jiwasraya dan Bumiputera
<http://www.sinarharapan.co/ekonomi/read/10111/ojk_dicecar_soal_jiwasraya_dan_bumiputera>Catatan
Kecil untuk Erick Thohir dan Wamen BUMN
<http://www.sinarharapan.co/ekonomi/read/10116/catatan_kecil_untuk_erick_thohir_dan_wamen_bumn>Payung
Hukum B30 Diterbitkan
<http://www.sinarharapan.co/ekonomi/read/10122/payung_hukum_b30_diterbitkan>Kemenkeu
Bekukan Sementara Penyaluran Dana Desa
<http://www.sinarharapan.co/ekonomi/read/10121/kemenkeu_bekukan_sementara_penyaluran_dana_desa>Sri
Mulyani: Realisasi Belanja Negara Masih Rendah
<http://www.sinarharapan.co/ekonomi/read/10119/sri_mulyani__realisasi_belanja_negara_masih_rendah>
Listen to this
JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir akan memangkas jumlah deputi
kementerian BUMN dari sebelumnya tujuh menjadi tiga deputi kementerian.
Saat ini, Erick sudah memiliki dua Wakil Menteri dan sudah memiliki pos
pekerjaan masing-masing. Nantinya, jumlah deputi di Kementerian BUMN
akan dipangkas menjadi tiga posisi jabatan dari yang saat ini ada tujuh
posisi.
"Alhamdulillah, saya dan kedua Wakil Menteri sudah bertemu dengan semua
pejabat eselon I secara langsung dan menjelaskan mengenai
restrukturisasi ini," kata Erick Thohir dalam keterangan resminya di
Jakarta, Senin (18/11/2019).
Menteri BUMN mengatakan bahwa sebetulnya hal ini adalah bagian dari Tour
of Duty." Dari korporasi mengerti mengenai birokrasi, seperti Pak
Kartika dan Pak Budi Sadikin. Begitu juga dari birokrasi harus mengerti
permasalahan di korporasi, seperti yang dijalankan hari ini," katanya.
Review untuk pegawai di bawahnya juga akan segera dilaksanakan, hal ini
dilakukan sesuai dengan arahan Presiden untuk mempercepat gerak dalam
membangun bangsa ini, efisiensi birokrasi sudah saatnya dilakukan.
Penyederhanaan birokrasi ini sudah dicanangkan Presiden Jokowi dalam
pidato pelantikan Presiden 2019-2024 yang disampaikan di Ruang Paripurna
Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.
"Untuk mengelola aset sebesar Rp8.200 triliun itu, saya perlu teamwork
yang kompak, yang diisi dengan orang-orang yang bukan hanya cerdas,
tetapi juga akhlak yang baik," kata Erick Thohir.
Menteri BUMN akan berupaya sedemikan rupa agar mereka yang ada di dalam
lingkungan BUMN, baik di Kementerian maupun di unit usaha, adalah
orang-orang dengan akhlak yang baik berarti memiliki integritas tinggi
dan komitmen yang kuat.
"Mereka yang sudah berkeringat dan masih mau berkeringat dan memiliki
akhlak yang baik, juga memiliki kesempatan untuk berkontribusi bagi
negeri ini, di sini. Yang penting, akhlaknya baik," ujarnya.
Sebelumnya Kementerian BUMN mengumumkan surat keputusan tentang
pergantian eselon satu Kementerian BUMN telah ditandatangani.
Staf Khusus Kementerian BUMN Arya Sinulingga mengatakan bahwa para
deputi dan Sekretaris Kementerian BUMN ini dipastikan nantinya akan
mengisi posisi direksi BUMN.
Tujuan pergantian para deputi tersebut supaya mereka mengalami
penyegaran, baik mereka secara pribadi maupun perusahaan BUMN-nya
sendiri.*(E-3/ant)*