Dicopot Erick Thohir, Eks Deputi Dapat Jabatan di Perusahaan BUMN
Reporter:
Bisnis.com
Editor:
Dewi Rina Cahyani
Rabu, 20 November 2019 11:36 WIB
Menteri Badan Usaha Milik Negara atau BUMN Erick Thohir (kanan) dan
wakilnya, Kartika Wirjoatmodjo, memberikan keterangan seusai rapat
dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar
Pandjaitan, di Jakarta Pusat, Selasa, 29 Oktober 2019. Rapat tersebut
membahas proyek kereta layang ringan atau LRT Cibubur-Dukuh Atas yang
akan beroperasi pada 2021. TEMPO/Francisca Christy RosanaMenteri Badan
Usaha Milik Negara atau BUMN Erick Thohir (kanan) dan wakilnya, Kartika
Wirjoatmodjo, memberikan keterangan seusai rapat dengan Menteri
Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, di
Jakarta Pusat, Selasa, 29 Oktober 2019. Rapat tersebut membahas proyek
kereta layang ringan atau LRT Cibubur-Dukuh Atas yang akan beroperasi
pada 2021. TEMPO/Francisca Christy Rosana
*TEMPO.CO*,*Jakarta*- Menteri Badan Usaha Milik NegaraErick
Thohir<https://www.tempo.co/tag/erick-thohir>sedang merombak susunan
pejabat Kementerian BUMN yang akan duduk di kursi eselon I. Posisi baru
di sejumlah korporasi pelat merah pun disiapkan bagi mereka yang lengser
dari kursi deputi.
Pada Selasa, 19 November 2019, di Kementerian BUMN dilangsungkan
penyerahan Surat Keputusan (SK) terkait tugas baru kepada pada 7 mantan
pejabat eselon I. Dari jumlah tersebut, sebanyak 6 orang mengisi posisi
wakil direktur utama dan 1 orang menjabat sebagai direktur utama.
Ditemui usai acara penyerahan SK, Direktur Utama PT Pegadaian (Persero)
Kuswiyoto menyampaikan jika Mantan Deputi Bidang Usaha Industri Agro dan
Farmasi Wahyu Kuncoro telah resmi menjadi Wakil Direktur Utama
Pegadaian. “Pak Wahyu sudah resmi jadi wadirut Pegadaian, mulai hari
ini,” katanya.
Elvyn G. Masassya, Direktur Utama Pelindo II, seusai menyambangi
Kementerian BUMN menyebutkan bahwa Mantan Deputi Bidang Infrastruktur
Bisnis Hambra Samal hijrah ke perseroan sebagai wakil direktur utama.
“Salah satu tugasnya nanti menyiapkan rencana holding Pelindo. Pak
Hambra akan membantu organisasi karena background beliau di bidang
bisnis infrastruktur, bidang legal. Saya kira ini akan memberikan nilai
tambah Pelindo II ke depan,” ujarnya.
Head of Corporate Communication PT Pupuk Indonesia (Persero) Wijaya
Laksana ketika dikonfirmasi mengenai penunjukkan Mantan Sekretaris
Menteri BUMN Imam Apriyanto Putro sebagai Wadirut juga membenarkan. “Iya
betul, SK sudah keluar,” ujarnya singkat.
Mantan Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Aloysius
Kiik Ro ditugaskan sebagai Wadirut PT Hutama Karya (Persero).
Sebelumnya, dia dikabarkan akan mengisi jabatan Wadirut PT Danareksa
(Persero).
Fajar Harry Sampurno, yang sebelumnya menjabat sebagai Deputi Bidang
Usaha Pertambangan Industri Strategis dan Media ditunjuk untuk mengisi
posisi Direktur Utama PT Barata Indonesia (Persero).
ADVERTISEMENT
Sementara itu, Mantan Deputi Bidang Usaha Energi, Logistik, Kawasan, dan
Pariwisata Edwin Hidayat Abdullah menempati jabatan Wakil Direktur Utama
PT Angkasa Pura II (Persero).
Adapun, Mantan Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei, dan
Konsultan Gatot Trihargo menduduki posisi Wakil Direktur Utama Perum Bulog.
Staf Khusus Kementerian BUMN Arya Sinulingga menyampaikan penugasan
tersebut didasari oleh latar belakang para mantan pejabat eselon I
Kementerian BUMN yang telah memberikan pengawasan dan mendorong
perusahaan pelat merah selama 5 tahun terakhir.
“Perlu ada penyegaran, teman-teman di deputi dulu kan sebagian dari
korporasi juga. Jadi, sangat mumpuni juga kembali ke perusahaan agar
semakin baik,” kata Arya.