Jokowi Bahas Peningkatan Kerja Sama Ekonomi dengan Jepang

Rabu , 20 November 2019 | 16:30
Jokowi Bahas Peningkatan Kerja Sama Ekonomi dengan Jepang
Sumber Foto : Antara
Presiden RI, Joko Widodo menerima delegasi Japinda
POPULER
25 Kontainer Kelapa Ekspor Asal Sumsel Ditolak Masuk Thailand <http://www.sinarharapan.co/ekonomi/read/10207/25_kontainer_kelapa_ekspor_asal_sumsel_ditolak_masuk_thailand>Penyalahgunaan Dana Desa, Dari Beli Mobil Sampai Nikah Lagi <http://www.sinarharapan.co/ekonomi/read/10184/penyalahgunaan_dana_desa__dari_beli_mobil_sampai_nikah_lagi>Diajak Makan di Restoran Mewah, Erick Thohir Malah Semprot Direksi BUMN <http://www.sinarharapan.co/ekonomi/read/10204/diajak_makan_di_restoran_mewah__erick_thohir_malah_semprot_direksi_bumn>Mulai 1 Desember, Tarif 20 Lintas Penyeberangan Naik <http://www.sinarharapan.co/ekonomi/read/10187/mulai_1_desember__tarif_20_lintas_penyeberangan_naik>Tarif Jalan Tol Layang Japek Diusulkan Sama <http://www.sinarharapan.co/ekonomi/read/10203/tarif_jalan_tol_layang_japek_diusulkan_sama>
Listen to this

JAKARTA - Presiden Joko Widodo membahas peningkatan kerja sama ekonomi dengan Jepang saat bertemu dengan Asosiasi Jepang-Indonesia (Japinda) di Istana Merdeka, Jakarta.

"Pak Presiden menyampaikan beberapa hal lagi yang diperlukan untuk pengembangan dengan Jepang antara lain agro atau teknologi yang terkait dengan ekspor barang-barang agro bisnis, yaitu 'sanitary technology'," kata Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam jumpa pers di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (20/11/2019).

Menurut Airlangga, Presiden juga menyampaikan rencana kerja sama di bidang pariwisata di sejumlah kawasan Bali Baru antara lain Danau Toba, Borobudur, Mandalika, dan Labuan Bajo.

Selain itu, Presiden bersama Japinda juga membahas percepatan kerja sama di bidang energi.

"Terkait dengan proyek Masela, disampaikan perancangan desain dan pembebasan lahan, 'local content' sedang disiapkan dan akan mempekerjakan tenaga kerja di sana. Proyek dari 2022 sampai 2027," ujar Airlangga.

Menurut Airlangga, kerangka kerja yang lebih jauh diperlukan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Dia menambahkan Presiden mengatakan akan disiapkan "omnibus law" untuk menyelesaikan persoalan penghambat investasi.

Beberapa anggota Japinda juga menyampaikan progres investasi di Indonesia antara lain Toyota yang sudah memproduksi lebih dari 10 juta unit dan akan meningkatkan riset bagi lulusan insinyur Tanah Air. Sementara Taisei menyampaikan tawaran untuk sistem penanganan banjir kota besar, termasuk banjir di Jakarta.*(E-3/ant)*

Kirim email ke