http://www.sinarharapan.co/hukum/read/10350/komnas_ham_bertemu_mahfud_md


*Komnas HAM Bertemu Mahfud Md*

Senin , 25 November 2019 | 19:27


Listen to this

JAKARTA - Sejumlah Komisioner Komnas HAM bertemu Menteri Koordinator bidang
Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud Md di Kantor Kemenko
Polhukam, Jakarta, Senin (25/11/2019). Pertemuan membahas pelanggaran HAM
dan Papua.

"Yang pertama silaturahim dengan Pak Menko yang baru. Kita ucapkan selamat
kepada Pak Menko, dan berharap ada koordinasi dalam berbagai isu," kata
Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik usai bertemu dengan Mahfud MD.

Dalam pertemuan itu, lanjut dia, Komnas HAM dan Mahfud berdikusi tentang
pelanggaran HAM.

"Bagaimana penyelesaiannya, ada berbagai ide yang muncul yang yudisial yang
nonyudisial. Kemudian juga tadi kita bicara juga tentang Papua, ya
bagaimana menyelesaikan masalah Papua dan paling akhir tadi bicara tentang
apa yang kita sebut sebagai tren intoleransi ekstrimisme dan bagaimana cara
mengatasinya," ujarnya.

Pembicaraan dengan Menko Polhukam, kata dia, masih bersifat umum dan tidak
berbicara khusus tentang pelanggaran HAM, Papua dan lainnya."Tadi
pembicaraan masih sifatnya umum nanti kita akan lanjut lagi. Pak Menko akan
mengundang Pak Jaksa Agung, Menkumham, Mendagri, dan lainnya untuk duduk
sama-sama," tutur Taufan.

Terkait persoalan Papua, tambah dia, kedua belah pihak sepakat untuk
membangun komunikasi yang yang positif, konstruktif dengan semua
pihak."Kami tadi lebih fokus, bagaimana meminta supaya Pak Menko
menyampaikan apa yang selama ini menjadi pesan Komnas HAM agar bapak
Presiden melakukan satu langkah-langkah yang sistematik untuk mengupayakan
proses penyelesaian damai di Papua itu," ia menjelaskan.

Menko Polhukam sendiri, kata Taufan, berencana akan ke Papua dan mengundang
beberapa tokoh Papua untuk berdialog.

"Solusi penyelesaian Papua dengan mengundang berbagai tokoh untuk dialog,
mendatangi mereka, mendiskusikan karena sebetulnya kami akan berkomunikasi
dengan banyak pihak sana ya. Kami mendapatkan kesan bahwa masyarakat Papua
ingin menyelesaikan persoalan yang ada," ia menambahkan.(*E-2/ant*)


*BERITA TERKAIT*

   -

   *Komnas HAM Didesak Selidiki Dugaan Rasisme di Asrama Papua Surabaya*
   
<http://www.sinarharapan.co/hukum/read/7319/komnas_ham_didesak_selidiki_dugaan_rasisme_di_asrama_papua_surabaya>
   -

   *Komnas HAM Segera Selidiki Dugaan Rasisme di Asrama Papua Surabaya*
   
<http://www.sinarharapan.co/hukum/read/7322/komnas_ham_segera_selidiki_dugaan_rasisme_di_asrama_papua_surabaya>
   -

   *Komnas HAM Minta Polisi Jelaskan Soal Kerusuhan di DPR*
   
<http://www.sinarharapan.co/hukum/read/8433/komnas_ham_minta_polisi_jelaskan_soal_kerusuhan_di_dpr>

Kirim email ke