----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: Sunny ambon [email protected] [nasional-list] <[email protected]>Terkirim: Senin, 25 November 2019 19.04.12 GMT+1Judul: [nasional-list] CeramahMaulid Nabi, Wapres Ma’ruf: Kemiskinan Bisa Membuat Orang JadiKafir
Kalautidak keliru beberapa waktu Asian Development Bank menyatakan bahwadi kerajaan neo-Mojopahit terdapat 28 juta orang miskin. Ini tentumiskin absolut, belum lagi kalau menurut BPS kalau orang bekerja 1jam dalam seminggu tidak dihitung bukan pengangur yang berarti bukanmiskin. Jadi jumlah sekian itu mudah menjadi kafir, yang akibatnyamereka tidak mempunyai hak untuk tempat di surga dan taman Firdausyang penuh dengan bidadari cantik bin molek nan sexy yang siap sediadalam tugas 24 jam melayani para pengunjung tetap. https://suaraislam.id/ceramah-maulid-nabi-wapres-maruf-kemiskinan-bisa-membuat-orang-jadi-kafir/ CeramahMaulid Nabi, Wapres Ma’ruf: Kemiskinan Bisa Membuat Orang JadiKafir 10November 2019 Tangerang(SI Online) –WakilPresiden KH Ma’ruf Amin menghadiri Peringatan Maulid Nabi MuhammadSaw di di Masjid Jami’ Baitul Muhtadi di Kecamatan Kresek,Kabupaten Tangerang, Banten, Sabtu malam (9/11). Dalamceramahnya, Kiai Ma’ruf mengatakan Indonesia harus menjadi negaramaju dengan memperkuat perekonomian, meningkatkan kualitas sumberdaya manusia dan menghilangkan kemiskinan, karena kemiskinan bisamembawa orang kepada kekafiran. “Kemiskinanitu, kata Rasulullah, hampir bisa membawa orang kepada kekafiran.Kemiskinan itu bisa membuat orang menjadi kafir karena lemah, mudahdibujuk, mudah diprovokasi, mudah dibeli imannya karena dia miskin,”kata Wapres Kiai Ma’ruf. Untukmenjadi negara maju, kata Kiai Ma’ruf, yang salah satunya denganterlepas dari perangkap pendapatan menengah (middle income trap),harus ada upaya-upaya untuk meningkatkan perekonomian dan mencetakSDM yang berkualitas. “Kitaingin Indonesia menjadi negara maju, negara yang ekonominya kuat.Makanya, warganya juga harus kuat, mampu mengembangkan dunianya,harus pintar, harus bisa hidup layak,” tegasnya. Sebagaiinformasi, kemiskinan menjadi salah satu tugas yang diberikanPresiden Joko Widodo kepada Wapres Ma’ruf Amin untuk diatasi,melalui Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K)yang dikoordinasikan oleh Wapres. Berdasarkandata TNP2K, tingkat kemiskinan di Indonesia hingga Maret 2019tercatat sebesar 9,41 persen. Angka tersebut akan terus ditekan dimasa pemerintahan Jokowi-Ma’ruf, dan jika perlu dihilangkan supayatidak ada lagi masyarakat miskin dan cita-cita Indonesia menjadinegara maju dapat terwujud. Dalambeberapa kesempatan, Wapres Ma’ruf mengatakan targetnya untukmenghilangkan kemiskinan serta menurunkan angka stunting pada anakhingga mencapai ambang batas Badan Kesehatan Dunia (World HealthOrganization). Untukmencapai target tersebut, Wapres mengatakan penanggulangan kemiskinandan stunting pada anak merupakan gerakan nasional, sehingga angkakemiskinan di Indonesia dapat ditekan sekecil mungkin, bahkan kalaubisa dihilangkan. “Olehkarena itu, jangan sampai anak, cucu kita miskin. Ini yang harus kitaupayakan supaya anak-anak kita bisa hidup layak di dala, kehidupanbermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” ujarnya. sumber:ANTARA
