Anggun: Penting Mana, Darah Indonesia Atau Paspor Indonesia?
Reporter:
Chitra Paramaesti
Editor:
Rini Kustiani
Kamis, 28 November 2019 07:40 WIB
Penampilan Anggun C Sasmi menghibur penggemarnya dalam konser amal
bertajuk Satukan Nada Wujudkan Mimpi Anak Indonesia di Tennis Indoor
Senayan, Jakarta, 05 Juli 2019. Dalam pertunjukan tersebut Anggun
membawakan 20 lagu diantaranya No Promises, Snow on the Sahara, The Good
is Back, Yang Kutunggu, Bayang Bayang Ilusi serta Mimpi.
TEMPO/NurdiansahPenampilan Anggun C Sasmi menghibur penggemarnya dalam
konser amal bertajuk Satukan Nada Wujudkan Mimpi Anak Indonesia di
Tennis Indoor Senayan, Jakarta, 05 Juli 2019. Dalam pertunjukan tersebut
Anggun membawakan 20 lagu diantaranya No Promises, Snow on the Sahara,
The Good is Back, Yang Kutunggu, Bayang Bayang Ilusi serta Mimpi.
TEMPO/Nurdiansah
*TEMPO.CO*,*Jakarta*- Penyanyi*Anggun*
<http://www.tempo.co/tag/anggun>Cipta Sasmi menceritakan pengalamannya
ketika mendapatkan perisakan soal kewarganegaraannya. Diketahui, dia
pindah menjadi warga negara Prancis dan menetap di sana.
Anggun mengatakan pernah dieisak untuk tidak mengaku sebagai orang
Indonesia, lantaran paspor yang dia pegang bukan paspor Indonesia. "Jadi
yang penting apa dong, darah Indonesia atau paspor Indonesia?" tulis
Anggun dalam unggahannya, Rabu, 27 November 2019.
Anggun juga menuliskan perihal seseorang yang dianggap malu dengan
negaranya, lantaran mengaku tidak memiliki darah Indonesia. Seseorang
yang disinggung oleh Anggun ini bisa jadi adalah Agnez Mo yang baru-baru
ini menjadi perbincangan publik.
Dalam wawancara dengan Kevan Kenney yang tayang pada Jumat, 22 November
2019, Agnez Mo menyatakan tidak berdarah Indonesia. "Sebenarnya saya
berdarah Jerman, Jepang, dan Cina. Saya hidup sebagai orang Kristen di
negara mayoritas muslim," katanya. Agnez juga menegaskan bahwa ia tidak
bilang tidak merasa memiliki Indonesia karena ada orang-orang yang
menerima dan memilikinya.
Anggun C. Sasmi. TEMPO | Dian Yuliastuti
Anggun mengatakan yang paling penting ialah tidak menghakimi orang lain.
Sebagai seseorang yang sering dipermasalahkan soal kewarganegaraannya,
Anggun meminta netizen untuk tidak menghakimi dengan serampangan.
*Agnez Mo* <http://www.tempo.co/tag/agnez-mo>mengklarifikasi isi
wawancara dia dengan Kevan Kenney pada media platform Build Series New
York yang tayang di Youtube itu. Perempuan bernama lahir Agnes Monica
Muljoto mengungkapkan kekecewaannya karena yang tersebar adalah potongan
wawancara yang memunculkan persepsi keliru, sehingga menyebarkan kebencian.
Saat diwawancara di media platform Build Series New York, Agnez Mo
ditanya kenapa memiliki gaya yang berbeda dengan kebanyakan orang
Indonesia. Lalu Agnez menjawab karena sebagian besar masyarakat
Indonesia yang beragama Islam sehingga ia merasa dibedakan sebagai
minoritas. Instagram/@agnezmo
ADVERTISEMENT
"/Shame on you/untuk orang-orang yang hanya ingin menyebarkan kebencian
dengan memelintir kata-kata dan niat saya," ucap Agnez Mo. Soal darah,
wanita 33 tahun itu menegaskan tak bisa menyangkalnya. "Saya tidak bisa
memilih darah atau DNA saya, tapi saya membela negara saya. Saya selalu
ada dan tidak ada seorang pun yang bisa mengambilnya."
Penyanyi yang pernah berkolaborasi dengan Chris Brown ini menyatakan dia
mencintai para pendukungnya. "Untuk orang-orang yang ingin salah paham,
saya mencintai dan memaafkanmu," ujarnya.
*CHITRA PARAMAESTI | MARVELA*