Hanya 90 juta dipinjam atau diberi pinjaman?

http://www.sinarharapan.co/ekonomi/read/10615/ri_dapat_pinjaman_us__90_juta_dari_adb




RI Dapat Pinjaman US$ 90 Juta dari ADBSelasa , 03 Desember 2019 | 14:30

JAKARTA - Bank Pembangunan Asia (ADB) menyetujui pinjaman senilai 90 juta
dolar AS atau sekitar Rp 1,2 triliun untuk mendukung peningkatan
akuntabilitas Pemerintah Indonesia dalam belanja negara.

"Bantuan ADB akan mendukung Pemerintah Indonesia mempertahankan dan
meningkatkan kemajuan dalam memperkuat akuntabilitas negara guna
menyampaikan layanan publik yang berkualitas," kata Direktur ADB untuk
Indonesia Winfried Wicklein dalam pernyataan di Jakarta, Selasa (3/12/2019).

Wicklein menambahkan bantuan ini mencerminkan komitmen kuat ADB untuk terus
mendukung upaya pemerintah dalam mereformasi manajemen keuangan pemerintah
dan mengembangkan modal manusia.

Ia menjelaskan pembiayaan akan dimanfaatkan bagi Proyek Revitalisasi
Akuntabilitas Negara (State Accountability Revitalization Project) untuk
membantu pemerintah melatih dan menyertifikasi sekitar 19.400 auditor
internal dan pejabat keuangan pemerintah pada tingkat pemerintah pusat dan
daerah.

Pinjaman tersebut akan membantu institut pelatihan nasional bagi aparat
pengawasan internal pemerintah (APIP) dan memberikan fasilitas modern yang
cocok untuk mendukung pelatihan e-learning.

Proyek ini akan mengembangkan sistem yang terintegrasi sepenuhnya untuk
pelaporan dan pengawasan manajemen keuangan selaras dengan
strategi e-government nasional.

Proyek itu juga mendukung adopsi pendekatan audit dan pemantauan yang
modern, implementasi manajemen audit internal berbasis risiko, dan
pelatihan pengguna sistem audit yang baru dan lebih ditingkatkan.

Fokus dari pelaksanaan program ini salah satunya di Badan Pengawasan
Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk meningkatkan fasilitas kampus di
Bali, Ciawi, Makassar dan Medan serta mengakomodasi pelatihan e-learning.

Dengan demikian, pembiayaan ini akan memberikan manfaat terhadap pembaruan
sistem informasi manajemen keuangan BPKP untuk meningkatkan keakuratan
laporan keuangan, serta memperkuat pelaporan dan pengawasan.

Secara keseluruhan, bantuan ADB akan meningkatkan akuntabilitas kinerja dan
kapasitas pengawasan melalui teknologi canggih, yang akan memperkuat
transparansi, akurasi, akuntabilitas, dan penyampaian layanan publik.
*(E-3/ant)*

Kirim email ke