Jansen Sitindaon: #TangkapEnggar Jadi Trending Topic, Jangan-Jangan
 Tuduhan Rizal Ramli Benar

SELASA, 03 DESEMBER 2019, 00:14 WIB
LAPORAN:YELAS KAPARINO <https://rmol.id/about/yelas-kaparino-1>

Enggartiasto Lukita/Net

Hastag atau tagar #TangkapEnggar menjadi salah satu trending topic Twitter nasional.


     BERITA TERKAIT

 * Gara-gara #TangkapEnggar, Dua Kader Partai Gerindra Bersilang
   Pendapat
   
<https://politik.rmol.id/read/2019/12/03/412311/gara-gara-tangkapenggar-dua-kader-partai-gerindra-bersilang-pendapat>
 * Komisi IV DPR Setuju Sisa Impor Beras Dihibahkan Ke Rakyat, Asal....
   
<https://politik.rmol.id/read/2019/12/03/412303/komisi-iv-dpr-setuju-sisa-impor-beras-dihibahkan-ke-rakyat-asal>
 * Rizal Ramli: Inilah Mega-Karya Enggar, Lebih Besar Dari Skandal
   Century
   
<https://politik.rmol.id/read/2019/12/03/412285/rizal-ramli-inilah-mega-karya-enggar-lebih-besar-dari-skandal-century>


Hastag yang menyoroti praktik impor beras “ugal-ugalan” mantan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dimulai oleh politisi Partai Gerindra Iwan Sumule.

Iwan Sumule menyoroti rencana pemusnahan 20 ribu ton beras milik Bulog yang disebutkan busuk.

Penumpukan beras ini, menurut hemat Iwan Sumule, terjadi karena di era Enggar, pemerintah melakukan impor besar-besaran di saat petani nasional sedang panen raya.

Malam ini, politisi Partai Demokrat Jansen Sitindaon ikut merespon hastag #TangkapEnggar.

“Buka Twitter #TangkapEnggar jadi TT. Cari sebabnya ternyata 20 ribu ton beras akan dibuang Bulog karena,” tulis Jansen di akun Twitter miliknya,/@jansen_jsp/.


     BACA JUGA

 * 20 Ribu Ton Beras Akan Dimusnahkan, DPR Panggil Bulog Pekan Depan
   
<https://politik.rmol.id/read/2019/12/04/412331/20-ribu-ton-beras-akan-dimusnahkan-dpr-panggil-bulog-pekan-depan>

Menurut Jansen, seharusnya Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) segera mengaudit impor beras yang dikerjakan oleh Kementerian Perdagangan.

“Jangan-jangan benar tuduhan Bang/@RamliRizal/dulu, bahwa impor ini mengejar fee. Bukan karena kebutuhan. Buktinya sekarang busuk,” demikian Jansen.
EDITOR:YELAS KAPARINO <https://rmol.id/about/yelaz-9>

Kirim email ke