Ganti Rugi Kereta Cepat Jakarta-Bandung Capai 88 Persen

------------------------------------------------------------------------
.... <https://sp.beritasatu.com/megapolitan/ganti-rugi-kereta-cepat-jakartabandung-capai-88-persen/589408/#>


         Suara Pembaruan

Sabtu, 07 Desember 2019 - 12:24 <https://sp.beritasatu.com/megapolitan/ganti-rugi-kereta-cepat-jakartabandung-capai-88-persen/589408/#>
....

Proyek KA Cepat Jakarta-Bandung Mulai Bangun Terowongan Walini

*Jakarta, Beritasatu.com*- Proses pembayaran uang ganti kerugian (UGR) terhadap warga yang terimbas proyek pembangunan Kereta Cepat Jakarta - Bandung di Tanah Galian Kelurahan Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, hampir rampung.

Direktur Operasional PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PT PSBI) Muhammad Nasyir mengatakan bahwa pembayaran UGR kepada warga akan rampung sesuai dengan target. Sejauh ini proses prmbayaran UGR kepada warga sudah mencapai 88 persen.

"Saat ini sudah 88% proses ganti rugi untuk warga di Tanah Galian, Kelurahan Halim Perdanakusuma. Kita optimis bisa rampung sesuai dengan target," ujar Nasyir saat proses pembayaran UGR kepada warga di Matraman, Jakarta Timur, Jumat (6/12).

Dia menjelaskan proses pembayaran UGR kepada warga yang dilaksanakan kemarin sudah memasuki tahap ke-7 dengan rincian pembayaran sebanyak 56 bidang bangunan. Dari total 248 bidang bangunan yang terdampak proyek pembangunan Kereta Cepat Jakarta Bandung di Tanah Galian, hanya tersisa 28 bidang bangunan lagi.

"Masih ada sekitar 12 % atau 28 bidang lagi. Kami akan upayakan secepatnya agar proses pembayaran UGR kepada warga yang belum sehingga bisa rampung sesuai dengan target," tambahnya.

Proses pembayaran UGR proyek pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung kepada warga yang dilaksanakan di kantor BNI Matraman, Jakarta Timur berjalan lancar dengan melibatkan PT KCIC, PT PSBI, BPN Kota Jakarta Timur, Sudin Perumahan Rakyat & Kawasan Permukiman Kota Jakarta Timur, serta BNI Kantor Kas Wijaya Karya.

Salah satu warga penerima UGR, Akwila Sihar Sihotang merasa puas dengan proses pembayaran UGR oleh pemerintah dan stakeholder terkait. "Kami mendukung proyek nasional. Selain itu, masyarakat juga menilai pembayaran UGR sudah sesuai dengan harapan warga," ujar Sihar.

Sebagaimana diketahui, Kereta Cepat Jakarta Bandung ditargetkan akan mulai beroperasi pada 2021 mendatang. Akan ada empat stasiun jalur Kereta Cepat Jakarta - Bandung, yakni Stasiun Halim, Stasiun Karawang, Stasiun Walini dan Stasiun Tegalluar. Dengan moda transportasi ini, waktu tempuh Jakarta menuju Bandung hanya butuh sekitar 46 menit saja.



Sumber : Suara Pembaruan

Kirim email ke